Makin Memanasnya Perang Dagang Antara AS dan China

Makin Memanasnya Perang Dagang Antara AS dan China – Tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini perang dagang antara AS dan China semakin memanas. Christine Lagarde sebagai Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) menyatakan bahwa makin panasnya perang tersebut mampu mengancam prospek ekonomi dunia. Bahkan bila semakin parah dan tidak terselesaikan dengan baik, bisa menimbulkan dampak buruk terhadap negara-negara lainnya. Seperti yang diketahui bahwa pemicunya adalah Amerika Serikat yang memasukkan Huawei Technologies Co Ltd sebagai daftar hitam sehingga membuat China geram. Akhirnya China merespon hal tersebut dengan melakukan komunikasi antara berbagai negara dengan ekonomi terbesar.Dampak lainnya dari perang yang terus berlanjut antara As dan China ini adalah jumlah ekspor dari China ke As yang melosot pada agustus 2019 dengan beriringan pada turun drastis pengiriman produk ke AS. China saat ini telah bersiap untuk memberlakukan berbagai kebijakan baru guna menghindari terjadinya resiko pertumbuhan melambat yang semakin tajam. Salah satu kebijakan yang hendak diberlakukan atau masih dalam tahap pertimbangan adalah memangkas suku bunga kredit.

Saat ini Nilai Ekspor China ke As telah merosot secara year on year sebanyak 16% banyaknya. Sementara itu dari disisi impor dari AS juga menurun tajam sampai 22,4%. Adapun di Bulan agustus lalu, perang dagang yang terjadi antara As dan China kembali memanas lagi karena As memutuskan untuk memberikan tarif tambahan 15% untuk produk impor yang berasal dari China. China pun tidak mau kalah dengan menerapkan bea masuk dan membiarkan begitu saja melemahnya nilai tukar yuan guna menghindari terjadinya penekanan tarif. Pasalnya dengan begitu China akan mampu menghindari ongkos produksi yang meningkat. Banyak pakar yang memperkirakan bahwa pertumbuhan ekspor akan kembali melambat karena beberapa kebijakan tarif lanjutan dari AS yang baru akan diberlakukan pada 1 Oktober dan 15 Desember kedepan. Sebelumnya, AS dan China terus melempar serangan dan melempar balasan yang mampu mempengaruhi perekonomian global tidak hanya dari kedua negara tersebut.

Indonesia pun juga harus waspada dan bersiap karena bila tidak bisa terkena dampak negatif dari perang dagang As dan China yang semakin membara ini. Pasalnya memang perekonomian di Indonesia yang terbuka sehingga mudah untuk dimasukki barang-barang impor. Indonesia juga akan mengalami sulitnya ekspor karena perang yang terjadi tersebut. apabila ekspor sudah terhambat maka neraca perdagangan akan berpotensi mengalami defisit. Sementara itu, tentu saja negara lain tidak hanya Indonesia juga turut mengalami dampak dari perang dagang AS dan China. Masing-masing negara bisa meresponnya dengan kebjakan moneter dan fiskal guna mencegah terjadinya resesi dan mendorong ekonomi yang bertumbuh. Dampak perang dingin kedua negara ini tidak mempengaruhi bisnis taruhan bola seperti di situs online https://multibet88.online yang masih terus berjalan di negara-negara asia.

IMF-WB Annual Meetings 2017 Memberi Dampak Positif Bagi Pertumbuhan Ekonomi Global
Artikel Berita Blog Ekonomi Politik

IMF-WB Annual Meetings 2017 Memberi Dampak Positif Bagi Pertumbuhan Ekonomi Global

Setiap musim gugur, Dewan Gubernur Kelompok Bank Dunia dan International Monetary Fund (IMF) mengadakan Rapat Tahunan untuk membahas berbagai isu terkait pengentasan kemiskinan, pembangunan ekonomi dan keuangan internasional. Pertemuan Tahunan ini merupakan forum kerjasama internasional dan memungkinkan Bank dan IMF untuk lebih melayani negara anggotanya. Pertemuan Tahunan secara tradisional diadakan di Washington dan untuk mencerminkan karakter internasional kedua institusi tersebut, setiap tahun ketiga di negara anggota yang berbeda. Selain rapat Dewan Gubernur, International Monetary and Financial Committee (IMFC) secara resmi diadakan. Komite Pembangunan dan IMFC menyarankan Dewan Gubernur mengenai isu-isu yang menjadi perhatian global, termasuk prospek ekonomi dunia, pemberantasan kemiskinan, pembangunan ekonomi, dan efektivitas bantuan. Di seputar pertemuan ini, Bank dan IMF mengatur sejumlah forum untuk memfasilitasi interaksi antara pemerintah dan staf Bank Dunia-IMF dengan organisasi masyarakat sipil, wartawan, eksekutif sektor swasta, akademisi dan perwakilan organisasi internasional lainnya. Memang, setiap usaha dilakukan untuk memastikan bahwa Rapat Tahunan memberikan forum yang efektif untuk menjelaskan kepada publik – secara langsung dan melalui media – kegiatan, tantangan dan pencapaian kedua institusi tersebut. Pertemuan tersebut juga bertujuan untuk membuka pertemuan kepada publik melalui siaran langsung dan percakapan online di World Bank Live, Twitter, dan platform lainnya. Sekitar 10.000 orang menghadiri pertemuan tersebut, termasuk sekitar 3.500 anggota delegasi dari negara-negara anggota Bank dan IMF, sekitar 1.000 perwakilan media, dan lebih dari 5.000 pengunjung dan tamu istimewa yang ditarik terutama dari bisnis swasta, komunitas perbankan dan LSM . Selain itu, staf Bank dan IMF berpartisipasi dalam pertemuan dengan pejabat delegasi pemerintah. Pada setiap Pertemuan Musim Semi dan Tahunan, Komite Pengembangan Bank-IMF bersama dan Komite Moneter dan Keuangan Internasional IMF mengadakan pertemuan untuk membahas kemajuan kerja Bank dan IMF. Juga ditampilkan adalah seminar, briefing regional dan konferensi pers, yang berfokus pada ekonomi global, pembangunan internasional, dan pasar keuangan dunia. Sidang pleno Bank Dunia dan Dewan Gubernur IMF hanya dijadwalkan dalam Rapat Tahunan di musim gugur. Pada pertemuan tahunan yang diadakan tanggal 13-15 Oktober 2017 yang diadakan di Washington, dihadiri oleh semua para Gubernur Bank Sentral dan para menteri keuangan seluruh dunia. Hasil dari pertemuan yang diadakan membawa berita bagus bagi dunia ekonomi dunia, hasilnya dapat dilihat dari berkembangnya pertumbuhan ekonomi global. Bisa dilihat dalam hitungan persen pada tahun 2017 sebesar 3,6% sedangkan di tahun 2018 berkembang menjadi 3,7%. Perkembangan yang ditunjukan membawa semangat baru untuk ekonomi dunia ditahun 2018. Dengan berkembangnya ekonomi global menunjukan perkembangan ekonomi di seluruh dunia secara merata. Dengan begitu menunjukan adanya pemulihan atau perbaikan dalam segi ekonomi di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia dimana banyak masyarakatnya yang doyan. Bank Indonesia menyambut dengan sangat baik, mengingat perkembangan ekonomi di Indonesia semakin berkembang menjadi lebih baik. Perwakilan dari Indonesia dalam MF-WB Annual Meetings tersebut dihadiri oleh Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Namun terjadi kesepakatan bersama untuk tetap menjaga perkembangan perekonomian global dengan tetap menjaga perkembangan struktural ekonomi yang sedang berjalan sampai saat ini. Window of Opportunity dijadikan sebagai peluang untuk saat ini demi menjaga kestabilan yang ada dan untuk menambah perkembangan ekonomi dunia. Dalam tahun 2018, Indonesia mendapatkan kehormatan untuk menjadi tuan rumah dalam pertemuan tahunan International Monetary Fund (IMF). Pertemuan tahunan tersebut akan diadakan di pulau dewata. Demikianlah ulasan tentang International Monetary Fund (IMF) dan dampak positifnya dalam perkembangan ekonomi global.—

Sharing is caring!

Artikel Berita Blog Politik

Negara Ini Tidak Sepaham Dengan Amerika

Negara Ini Tidak Sepaham Dengan AmerikaTerpilihnya Donald Trump sebagai presiden baru di Amerika Serikat, telah membawa pengaruh yang sangat besar di dunia. Banyak hal-hal yang baru yang terjadi saat ini, kejadian ini telah menjadi sorotan seluruh negara di dunia. Kebanyakan orang berfikir bahwa presiden yang terpilih pada nantinya akan memberikan pengaruh yang baik bagi negaranya, presiden di harapkan dapat menyatukan negara satu dengan negara-negara yang lainnya. Sehingga terjalin kerjasama yang membuat sebuah ikatan persahabatan. Bagaimanapun juga sebuah negara tidak dapat berdiri sendiri tanpa bantuan ataupun kerjasama dengan negara lainnya. Akan tetapi bebeda dengan trump, disaat ia harus menjaga hubungan yang baik dengan negara-negara tetangganya, justru menunjukan sebuah kalimat yang yang begitu tidak bersahabat. Ya, permasalahan ini timbul tika trump mengambil keputusan sepihaknya dalam mengakui yerusalem menjadi ibu kota israel tanpa persetujuan negara-negara lainnya. Sehingga membuat negara lain menjadi geram dan marah dengan tindakan sepihak yang diakukannya. Walaupun begitu, trump tidak memperdulikan pendapat yang dikeluarkan oleh negara lain, bahkan trump menganggap bahwa negara yang tidak menyetujui yerusalem sebagai ibu kota Israel tidak mendukung Amerika Serikat. Kabarnya 128 negara tidak menyetujui keputusan yang di buat oleh trump tersebut.

Tidak Sepaham Dengan Amerika

Sebanyak 193 anggota yang terdapat dalam Perserikatan Bangsa Bangsa, 128 diantaranya memilih untuk tidak menyetujui keputusan yang di keluarkan trump. Sedangkan untuk sisanya, memilih untuk tidak berpendapat. Bagaimanapun juga keputusan ini membutuhkan persetujuan dari banyak pihak dan tidak dapat di putuskan hanya dengan satu pihak. Sehingga keadaan ini membuat kesenjangan yang terjadi di antara negara-negara tersebut. Pasalnya Amerika juga telah menyumbangkan beberapa dana untuk diberikan kepada negara-negara yang tidak sepihak dengan Amerika.

Trump merasa tidak nyaman dengan tindakan negara-negara tersebut, karena merasa tidak didukung. Karena itu, trump meminta untuk dibuatkan Undang-Undang dimana, di dalamnya tertulis bahwa nantinya dana yang akan dikeluarkan akan di gunakan sepenuhnya untuk kepentingan Amerika dan di sumbangkan untuk negera-negara lain, yang nantinya akan diberikan kepada negara yang memang satu pihak dengan Amerika, bukan negara yang melawan berbeda pendapat dengan dia. Bahkan nantinya trump mengancam akan menghentikan dalam pemberian dana untuk negara yang tidak satu keputusan, bahkan negara-negara tersebut akan terus diingat mana saja negara yang tidak sependapat. Karena banyak mengalami kendala dan banyak tekanan dari beberapa pihak, maka dari itu selang beberapa waktu dari kejadian itu, trump merubah pendapatnya. Pada awal mulanya trump menganggap untuk negara yang tidak satu pihak dengan dia adalah musuhnya, sekarang ini trump telah merubah pendapatnya diamana nantinya ia akan melakukan hubungan yang baik dengan semua negara.

Artikel Blog Ekonomi

Perbaikan Perekonomian Global di Washington

Perekonomian Global di WashingtonSebelumnya Washington merupakan negara bagian yang ada di Amerika Serikat, jika pada sebelumnya kita mendengar bahwa Amerika sedang mengalami penurunan dalam perkembangan perekonomiannya, akan tetapi ternyata ada peluang yang dapat dimanfaatkan dengan sangat baik dalam memperbaiki keadaan perekonomian dunia, yang sempat mengalami sedikit masalah, karena ada beberapa negara yang sedang mengalami kesenjangan ekonomi. Karena antar negara saling berhubungan maka keadaan yang stail selalu diharapkan agar semua dapat dijalankan secara lancar,sehingga pasar global tetap dapat berjalan semestinya tanpa adanya kendala. Pada akhirnya ada cara untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian negara untuk dapat tumbuh menjadi lebih baik lagi. Hal ini di buktikan dengan adanya titik terang yang membuat harapan lebih jelas berada di depan mata. Adanya pertemuan tahunan yang baru saja dilaksanakan di Washington ini yang dihadiri oleh para anggota Gubernur Bank Sentral serta hadir juga para Mentri Keuangan Negara yang membahas perekonomian global terbaru, ternyata pertemuan ini telah membawa hasil yang menggembirakan untuk perekonomian dunia, hasil ini akan membawa dampak yang sangat baik untuk pertumbuhan perekonomian di lingkup global. Keberhasilan ini di perkirakan akan menyumbangkan presentasi keberhasilan yang cukup besar.

Nantinya pertumbuhan ekonomi ini dipastikan akan dirasakan dampaknya untuk seluruh negara, negara maju maupun negara yang sedang berkembang. Sehingga dampak ini akan diarasakan secara merata di seluruh negara tanpa ada yang merasa dirugikan. Pada pertemuan itu didapatkan kesimpulan berupa kesepakatan antara para Gubernur Bank Sentral dengan para anggota yang ada di seluruh dunia, untuk menyepakati bahwa pertumbuhan ekonomi dapat membaik jika tetap bersama-sama dalam menjaga tren untuk memperbaiki keadaan ekonomi global dengan mengupayakan semaksimal mungkin dalam memanfaatkan peluang reformasi terstruktur yang saat ini sedang di jalankan, sehingga nantinya diharapkan perekonomian tetap stabil, dalam lingkup yang masih baik.

Perbaikan Perekonomian Global di Washington

Hal ini akan terus menjadi perhatian utama, yang tidak akan pernah dilupakan ataupun di biarkan saja, karena tidak bisa begitu saja lepas tangan karena perekonomian dapat kembali memburuk. Bagaimanapun masih ada kemungkinan ekonomi global mengalami penurunan suatu saat nanti. Dengan hasil pertemuan tahunan ini, membuat semua keadaan ekonomi dunia semkain baik, termasuk perekonomian yang ada di Washington, juga telah mengalami peningkatan yang sangat baik. Washington memiliki pertumbuhan ekonomi yang sedang meranjak tumbuh, dengan banyaknya tenaga kerja yang profesional dan juga mempunyai banyak bisnis yang dikatakan mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, wilayah Washington ini mempunyai jumlah pengangguran yang cukup rendah jika di bandingkan dengan negara-negara lain. Adanya perindustrian yang terus tumbuh membuat perekonomiannya akan mengalami kemajuan yang sangat pesat.

Presiden AS, Donald Trump yang Kontroversial Mencetak Suatu Sejarah Baru Mengenai Tingkat Pengangguran
Artikel Berita Blog Ekonomi Politik

Presiden AS, Donald Trump yang Kontroversial Mencetak Suatu Sejarah Baru Mengenai Tingkat Pengangguran

Negara Amerika Serikat memang menjadi sorotan masyarakat dunia akhir-akhir ini. Hal tersebut disebabkan oleh begitu banyak hal. Realita yang terjadi memang seperti ini adanya. Jika sebuah negara berbuat suatu hal yang mempengaruhi negara lain, akan sangat diperhatikan oleh masyarakat dunia dan menjadi perbincangan masyarakat dunia. Sebagai contoh adalah negara Amerika Serikat ini. Negara ini tidak hanya terkenal karena kekuatan politik dan kemajuannya saja. Walau memang fakta menyatakan bahwa salah satu negara terkuat dalam segala bidang yang ada di dunia adalah negara Amerika Serikat.

Namun banyak juga isu dan masalah politik, ekonomi seperti judi online, dan lain sebagainya yang muncul dan belum ada penyelesaiannya. Keadaan atau kondisi negara Amerika Serikat juga mengalami sangat banyak perubahan baik itu secara positif maupun negatif setelah terjadinya pergantian kepala negara atau Presiden negara tersebut. Selama masa pemerintahan Presiden yang sebelumnya yaitu Barrack Obama, negara Amerika Serikat terbilang cukup damai dan bersatu serta dapat mengatasi berbagai permasalahan yang ada. Namun semenjak posisi kepala negara berganti dan sah menjadi milik Donald Trump, negara Amerika Serikat mengalami perubahan yang sangat banyak dan dalam berbagai bidang.

Presiden Donald Trump memang dikenal dengan sosok yang kontroversial. Bahkan beberapa mengatakan bahwa sosok kepala negara Amerika Serikat yang satu ini sangat berani berbicara tanpa memperdulikan pro dan kontra yang muncul atau disampaikan oleh masyarakat dunia bahkan masyarakatnya sendiri. Seperti contoh saja saat terjadi kasus politik yang cukup panas yaitu di saat Presiden Amerika Serikat, Donald Trump ini menyatakan dukungan dan menganggap bahwa Yerusalaem adalah Ibu Kota Israel. Hal tersebut menuai kritik yang sangat pedas bahkan beberapa negara mengecam pernyataan Trump tersebut.

Namun di sisi Presiden Donald Trump sendiri tidak terlalu mengindahkan pendapat yang ada karena ia tetap bersikeras akan keputusannya bahkan ia mengambil tindakan untuk membekukan bantuan dana dari Amerika Serikat kepada pengungsi Palestina yang disalurkan lewat PBB. Sering kali keputusan dan kebijakan serta pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump ini memang kontroversial. Tak sedikit yang membenci namun tak sedikit pula yang menganggap bahwa Presiden Donald Trump adalah sosok yang berani dan cerdas.

Di balik semua kegegabahan dan kebijakan yang aneh dari Presiden Donald Trump ini, ada sebuah prestasi atau pencapaian yang layak untuk diapresiasi. Walau memang terkadang masyarakat Amerika Serikat sendiri geram akan kebijakan serta pernyataan yang dilontarkan oleh orang nomor satu di negara Amerika Serikat ini, namun tetap ada kelebihan yang dimiliki dan sebuah sejarah baru atau pencapaian yang berhasil diraih Presiden Donald Trump yang kontroversial ini. Pencapaian atau sejarah baru tersebut adalah sesuatu yang berkaitan dengan tingkat pengangguran di Amerika Serikat. Survei membuktikan bahwa kepimpinan Presiden Donald Trump berhasil membawa Amerika Serikat mencapai titik terendah tingkat pengangguran yang ada di Amerika Serikat dalam 17 tahun terakhir ini.

Sejarah baru berhasil diukir oleh sosok Presiden yang kontroversial ini. Kondisi ini membuktikan bahwa perekonomian Amerika Serikat dapat meningkat karena pendapatan negara juga meningkat. Selain itu berkurangnya angka pengangguran yang ada membuat negara ini dapat menjadi semakin berkembang pesat dan maju. Presiden Donald Trump berhasil membawa perekonomian Amerika Serikat di grafik yang cukup baik dan terus meningkat. Hanya saja tetap ada sisi yang dikhawatirkan yaitu naiknya standart gaji yang harus diberikan kepada para pegawai atau pekerja judi bola. Namun statusnya masih belum perlu dipermasalahkan dan dibahas.

Diplomat ke-4 Amerika Serikat Mundur
Artikel Berita Blog Ekonomi Politik

Diplomat ke-4 Amerika Serikat Mundur

Beberapa waktu yang lalu telah terpilihnya Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat, pastilah Donald Trump telah berusaha untuk menunjukan kualitasnya dalam bidang politik yang pantas untuk di pertimbangkan demi kemajuan negara Amerika. Trump harus berusaha melawan para calon demokrat lainnya yang juga berusaha menunjukan kualitas mereka di bidang politik. Banyak yang beranggapan bahwa Trump akan kalah dalam pemilihan kali ini. Terpelas dari semua itu pastilah ada pihak yang pro maupun kontra dalam menyikapi majunya Donald Trump dalam pemilihan presiden Amerika Serikat ini.

Akan tetapi walaupun begitu, keadaan ini tidak menyurutkan Trump dalam terus berjuang dibidang poitik. Pada kenyataannya jumlah orang yang mendukung dan menolak, ternyata lebih banyak mereka yang mendukung Trump maju menjadi presiden baru. Dengan begitu pada akhirnya para pendukung trump merasa lega dan bahagia, pasalnya trump terpilih menjadi presiden Amerika. Tidak berhenti sampai di terpilihnya trump sebagai presiden, ternyata ada babak baru yang cukup mengagetkan, pasalnya ada diplomat dari Amerika Serikat yang mengundurkan diri dari kursi jabatannya di era pimpinannya Donald Trump, hal ini sangat mengejutkan pasalnya diplomat ini telah mengabdi selama 35 tahun dan seketika saja berhenti setelah trump terpilih menjadi presiden.

Thomas Shannon Sedang Bersalaman

Diplomat yang mengundurkan diri dari pemerintahan politik tersebut, bernama Thomas Shannon. Diplomat ini merupakan diplomat ke empat yang telah mengundurkan diri setelah Donald Trump diumumkan menjadi presiden. Alasannya untuk mengundurkan diri ialah, saat ini merupakan keadaan yang paling tepat bagi Thomas Shannon untuk segera mundur dan mulai menjalani apa yang ia inginkan dalam hidupnya. Walaupun ia ingin mundur ia tetap menjalankan pekerjaannya di dunia politik sesampainya waktu pelantikan selanjutnya.
Keluarnya Thomas Shoon dari dunia politik telah diumumkan oleh menteri luar negeri Amerika Serikat. Walaupun kabarnya Thomas Shannon diusir, namun ia menjelaskan lebih tegas.

Dari hasil ringkasan bahwa ia keluar dari dunia politik karena usianya yang sudah semakin tua yang akan segera menginjak usia 60 tahun. Karena itulah Thomas Shannon mengundurkan diri dan memilih menjalani kehidupan sesuai dengan keinginannya. Diplomat ini telah mengabiskan setengah umurnya untuk mengabdi di negaranya. Keluarya diplomat ini juga sangat disayangkan oleh menteri luar negeri Amerika Serikat, sebisanya meminta untuk tetap bertahan di kursinya. Jika memang sudah tidak ingin bergabung, pintu tidak akan ditutup dan akan terbuka lebar untuk Thomas Shannon jika ingin kembali duduk di kursinya. Bagaimanapun diplomat yang satu ini telah memberikan kontribusi yang sangat besar bagi Amerika, kinerjanya yang totalitas telah membawa namanya di hati banyak orang sehingga ketika ia keluar dari dunia yang telah lama ia naungi membuat semua orang bersedih.

Berkurangnya Jumlah Pengangguran Di Amerika
Artikel Berita Ekonomi

Berkurangnya Jumlah Pengangguran Di Amerika

Banyaknya penduduk di suatu wilayah, menjadikan banyaknya kesenjangan dimana-mana, salah satunya adalah kesenjangan ekonomi. Terkadang jumlah penduduk tidak berbanding lurus dengan kebutuhan tenaga kerja di suatu willayah tersebut. Maka untuk wilayah tersebut membutuhkan strategi yang lebih tepat untuk dapat menangani masalah yang ada. Sama halnya dengan negara Amerika, sebagai negara maju dengan penduduk yang banyak, maka dibutuhkan sebuah reformasi dalam mengatur jalannya negara dengan baik.

Perekonomian yang menjadi salah satu hal yang wajib diatur sedemikian rupa yang nantinya tidak akan muncul masalah. Jika sebuah perekonomian suatu negara telah berjalan stabil maka akan mudah dalam menjalankannya. Sehingga akan lebih marak dalam menghabiskan uangnya untuk hiburan, salah satunya dengan judi online atau liburan ke Las Vegas. Naiknya Donald Trump di kursi kepresidenan mengaharuskan trump menunjukan kualitasnya di dalam setiap kinerjanya. Untuk saat ini adalah trump tengah menjalankan rencananya sebagai seorang pemimpin yang dapat di andalkan untuk rakyatnya.

Hal ini ia buktikan dari terciptanya banyak lapangan kerja yang ia buka untuk menampung para penduduk Amerika. Pada 30 januari 2018 lalu, Trump menyampaikan sebuah pidato dimana pidato tersebut ia menyampaikan beberapa rencana yang telah ia siapkan. Rencananya tersebut salah satunya adalah tersedianya lapangan kerja yang luas. Pasalanya rencana ini menjadi salah satu rencana yang telah ia bawa setelah kemenangannya menjadi presiden diumumkan. Lapangan kerja yang luas ini nantinya diharapkan akan membuat perekonomian Amerika menjadi lebih baik dari tahun ke tahun.

Setelah banyaknya lapangan kerja yang di buka, gaji yang di berikanpun mengalami kenaikan yang cukup besar. Kenaikan ini sudah terjadi dari tahun ke tahun setelah melewati banyak pertimbangan. Selama ini angka pengangguran di Amerika juga merupakan angka yang paling sedikit diantara negara yang lain dalam beberpa tahun ini. Amerika bisa mempertahankan posisi ini dengan sangat baik. Maka dari itu dibutuhkan strategi yang unggul dan tepat untuk mempertahankan keadaan yang sekarang ini. Karena keadaan ini tidak akan selalu sama, tanpa dikontrol dengan baik. Lapangan kerja ini di utamakan untuk seluruh warga Amerika dahulu, karena begitu bayak warga luar yang berada di sana.

Pembentukan lapangan kerja ini tidak hanya karena ia telah menjadi presiden, sebelum maju dalam pencalonan presiden ia tela membuka beberpa lapangan kerja untuk warga Amerika Serikat. Selain itu, adanya perusahan-perusahan dari sektor yang lebih kecil juga memberikan dampak untuk kemajuan perekonomian Amerika, karena dari pihak yang kecil ini memberikan dukungan yang penuh untuk terus mempertahankan peringkatnya. Selama ini pihak bawah telah memberikan peringkat yang unggul dalam beberpa tahun terakhir ini. Kabar terbentuknya ribuan lapangan kerja yang akan di sediakan ini sangat di terima baik untuk semua orang.

Betulkah Amerika Serikat Membekukan Dana Bantuan Sebesar 1,6 Triliun Untuk Palestina?
Artikel Berita Blog Ekonomi Politik

Betulkah Amerika Serikat Membekukan Dana Bantuan Sebesar 1,6 Triliun Untuk Palestina?

Selalu saja ada hal baru dan menarik yang terjadi di dunia politik dan ekonomi. Di jaman yang semakin maju dan berkembang ini tidak sedikit masalah yang muncul dan belum ada penyelesaiannya mengenai dunia politik dan ekonomi. Di Indonesia saja sendiri, kita bisa melihat bahwa begitu banyak permasalahan politik dan ekonomi yang masih harus diselesaikan dan dituntaskan. Apalagi jika kita membahas masalah politik dan ekonomi yang ada di dunia. Akhir-akhir ini, ada sebuah negara yang tak hentinya menarik perhatian publik bahkan masyarakat dunia mengenai permasalahan politik dan ekonominya.

Negara tersebut merupakan salah satu negara terkuat, sangat maju, dan berkembang di dunia. Negara tersebut memang sangat dikenal dengan kekuatan politiknya sehingga banyak negara lain yang mengajak bekerja sama dalam berbagai bidang. Namun belakangan ini, negara yang melegalkan beberapa negara bagian tersebut banyak mengalami perubahan dan menimbulkan pro dan kontra dari masyarakat dunia dan bahkan di masyarakat negaranya sendiri. Hal ini terjadi setelah adanya pergantian Presiden dari negara tersebut. Memang benar jika dikatakan bahwa seorang kepala negara atau Presiden akan sangat mempengaruhi keadaan masyarakat di negara yang dipimpin.

Sebagai kepala negara memang harus bijak dalam mengambil setiap keputusan karena akan sangat berdampak terhadap segala aspek dan bidang dalam negara yang di pimpinnya tersebut. Jika seorang kepala negara atau Presiden sebuah negara gegabah dalam mengambil keputusan, tentunya akan menimbulkan pro dan kontra dari masyarakatnya sendiri. Apalagi jika bersangkutan dengan negara lain. Tentu hal atau kondisi tersebut akan berdampak dan dapat menimbulkan banyak permasalahan terutama dalam bidang politik dan ekonomi.

Negara yang sangat viral karena berbagai permasalahan politik dan ekonominya adalah Amerika Serikat. Semenjak Presidennya sah berganti dari Barrack Obama menjadi Donald Trump, sangat banyak hal terjadi di negara tersebut. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump memang merupakan sosok yang sangat berani berbicara dan tidak terlalu memperdulikan pro dan kontra dari masyarakatnya sendiri bahkan dari masyarakat dunia. Terakhir ini Presiden Donald Trump menyatakan atau menyampaikan sebuah pidato di sebuah Gedung di Washington DC, mengenai beberapa hal permasalahan politik dan ekonomi serta beberapa hal lainnya.

Isi pidato tersebut juga menyangkut beberapa negara salah satunya adalah Palestina. Salah satu berita yang paling menghebohkan adalah pada saat Presiden Donald Trump menyatakan bahwa Yerusalem adalah Ibu Kota Israel. Hal itu membuat geram masyarakat dunia dan terutama adalah negara Palestina. Bagaimana tidak, selama ini perdamaian sedikit terjaga antara negara Israel dengan negara Palestina karena masalah ini tidak diungkit. Namun karena pernyataan dari Presiden Donald Trump tersebut, memicu timbulnya perseteruan antara ke dua negara tersebut. Bahkan kondisinya cukup panas karena sampai di angkat ke forum PBB. Terbukti bahwa lebih banyak negara yang menolak untuk mendukung pernyataan Presiden Donald Trump tersebut karena dianggap dapat memicu perang yang besar. Namun hal ini tidak diindahkan oleh Presiden Donald Trump sehingga ia menyatakan dalam pidatonya untuk memberhentikan bantuan kepada negara Palestina.

Bantuan ini biasanya disalurkan melalui PBB untuk para pengungsi Palestina. Besar dana bantuan ini mencapai 1,6 triliun atau 125 juta dolar Amerika Serikat. Berita ini memang masih menuai pro dan kontra karena beberapa mengatakan ini hanya ditunda sementara, namun beberapa juga mengatakan bahwa bantuan dana ke Palestina dibekukan dan tidak akan dikeluarkan. Kita tunggu saja kepastiannya apakah benar akan diberhentikan atau dibekukan sementara.

Persaingan Ekonomi Global Membuat Amerika Serikat Khawatir
Artikel Berita Blog

Persaingan Ekonomi Global Membuat Amerika Serikat Khawatir

Washington, ibu kota Amerika Serikat tampak khawatir dengan perekonomian global saat ini. Hal ini ditunjukkan dari NSS milik Amerika Serikat. NSS adalah Strategi Keamanan Nasional di Amerika Serikat. 4 dokumen Amerika Serikat ini berisi tentang persaingan dengan Negara lain, bukan tentang kerjasama dengan Negara lain.

Persaingan ekonomi yang dilakukan Amerika Serikat dengan Negara lain pun cukup ketat.

Namun, kali ini ada yang berbeda dengan Amerika Serikat. Amerika Serikat bukanlah Negara yang mencemaskan kondisi ekonomi di negaranya. Kali ini Amerika Serikat justru memiliki kecemasan terhadap persaingan ekonomi global yang terjadi saat ini. Dibawah Kepemimpinan Donald Trump, isi dokumen NSS dengan jelas disebutkan. Dokumen tersebut berisikan Negara-negara yang menjadi ancaman bagi Amerika Serikat. Beberapa diantaranya adalah Korea Utara dan Iran. Beberapa Negara seperti Rusia, China, dan Pakistan pun tidak lepas dari perhatian Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Rusia dan China dianggap menjadi ancaman yang serius bagi Amerika Serikat. Karena kedua Negara tersebut memiliki pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat. Dalam dokumen Amerika Serikat banyak ditemukan persaingan didalamnya, bukan kerjasama. Ada pula yang mengatakan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump terlalu percaya diri dalam masalah ini.

Ia memiliki ambisi yang tinggi bahwa Amerika Serikat akan memenangkan persaingan ekonomi global yang terjadi saat ini. Tidak hanya di Asia, Presiden Donald Trump juga sangat percaya diri bahwa Amerika Serikat akan memenangkan kompetisi dalam bidang bisnis dan perdagangan.Hal ini dilakukan agar Donald Trump dapat mengukuhkan Negara Amerika Serikat sebagai Negara adidaya. Negara adidaya adalah Negara yang memiliki kekuasaan lebih dibandingkan dengan Negara lainnya di dalam kepolitikan dunia Internasional.

Beberapa Negara yang merupakan Negara adidaya Rusia, Amerika Serikat, Jepang, India, Jerman, dan lain sebagainya. Beberapa saat yang lalu, pemerintahan Amerika Serikat terpaksa mengeluarkan hak veto. Hak veto merupakan hak untuk melakukan pembatalan suatu keputusan maupun ketetapan. Hal ini dilakukan karena Donald Trum mengakui Yerussalem sebagai ibu kota Israel ini tidak mendapat dukungan dari masyarakat tingkat Internasional. Sekutu Amerika Serikat yang berada di Eopa pun tidak menyetujuinya.

Harga Emas di Washington Naik, Dunia Politik Bergejolak
Artikel Politik

Harga Emas di Washington Naik, Dunia Politik Bergejolak

Hal yang dikhawatirkan di kota Washington pun terjadi. Tingkat kekacauan politik semakin tinggi. Hal ini menjadi kekhawatiran tersendiri bagi pemerintahan Amerika Serikat. Kontrak emas yang dilakukan oleh Amerika Serikat pun mengalami kenaikan yang sangat pesat. Pada bulan Juni, kenaikan emas yang terjadi di Washington mencapai 22,3 dolar Amerika Serikat.

Kenaikan tersebut setara dengan 1,8 persen dari harga yang sebelumnya.

Kenaikan ini termasuk kenaikan yang sangat pesat. Hal ini menyebabkan daya beli masyarakat terhadap emas pun turun, namun daya jual emas saat ini tinggi. Jika ini terus terjadi bisa menciptakan kerugian yang signifikan. Harga emas setelah mengalami kenaikan menjadi 1.258,7 dolar Amerika Serikat setiap onsnya. Ini menjadi masalah yang cukup berat bagi Amerika Serikat dengan kondisi ekonomi saat ini.

Kenaikan emas ini disusul dengan laporan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump diduga mencoba melakukan pengaruh pelaksanaan penyelidikan FBI. Satu demi satu tuduhan kepada Donald Trump dijatuhkan dari beberapa pihak.

Masyarakat khawatir jika semakin bertambahnya tuduhan terhadap Donald Trump, akan mengesampingkan program remormasi aturan yang akan dilaksanakan.

Indeks dolar Amerika Serikat juga mengalami penurunan. Meskipun penurunan ini tidak setajam kenaikan emas. Dolar Amerika Serikat mengalami penurunan hingga 0,59 persen. Dolar Amerika Serikat biasanya memang berbanding terbalik dengan harga emas. Jika dolar Amerika Serikat mengalami penurunan, justru emas akan mengalami kenaikan seperti pada saat ini. Ini sudah menjadi hal yang biasa dalam dunia perekonomian.

Hal ini perlu perhatian khusus bagi pemerintah Amerika Serikat. Agar kemerosotan yang terjadi pada saat ini tidak akan sampai mencapai kerugian yang besar. Diharap juga pemerintah Amerika Serikat menangani masalah-masalah perekonomian yang terjadi dalam waktu dekat ini. Kenaikan maupun penurunan dolar AmerikaSerikat tentu saja sangat berpengaruh pada harga bahan-baha yang lain. Termasuk bahan makanan pokok yang dikonsumsi masyarakat sehari-hari. Hal ini akan menimbulkan keluhan dari masyarakat sekitar. Dan akan berpengaruh juga pada angka kemiskinan maupun angka kematian. Hal tersebut harus diperhatikan demi kelancaran berbangsa dan bernegara.

Rusia Jatuhkan Tuduhan Kepada Washington
Artikel Berita Blog Ekonomi Politik

Rusia Jatuhkan Tuduhan Kepada Washington

Rusia dan Amerika Serikat termasuk dalam kategori Negara yang maju. Bahkan kedua Negara tersebut dinilai berhasil dalam pengelolaan Negara maupun masyarakatnya. Tingkat kemiskinan yang terjadi di Rusia mapun Amerika Serikat pun hanya kecil. Namun, baru-baru ini Rusia telah menjatuhkan tuduhan kepada ibu kota Amerika Serikat, yaitu Washington. Rusia menjatuhkan tuduhan bahwa Washington telah membocorkan rincian keuangan Rusia yang bersifat rahasia.

Rincian keuangan tersebut memiliki keterkaitan dengan diplomat Rusia.

Diplomat Rusia tersebut bekerja di Negara Amerika Serikat. Awal mulanya, salah saju pejabat Amerika Serikat melakukan penyelidikan terhadap catatan transaksi keuangan. Dalam hal itu, diplomat Rusia terlibat di dalamnya. Penyelidikan catatan keuangan tersebut dilakukan karena berkaitan dengan penyelidikan adanya campur tangan dalam pemilihan presiden pada tahun 2016.

Menurut Kementrian Luar Negeri Rusia, catatan keuangan tersebut tidak berisi apapun kecuali adanya pembayaran rutin yang dilakukan. Sehingga, menurut Kementrian Luar Negeri Rusia laporan keuangan tersebut telah dibuat seolah-olah menjadi mencurigakan. Padahal ia yakin bahwa staf dan laporannya tidak mengalami hal yang mencurigakan maupun ada permasalahan. Yang menjadi masalah adalah para pejabat Washington. Ia pun juga yakin bahwa laporan yang bocor itu bukan laporan yang patut untuk dicurigai. Pasti ada pihak-pihak yang sengaja untuk melakukan hal tersebut. Kementrian Luar Negeri Rusia mencatat bahwa Washington saat ini tidak menjamin terjadinya misi-misi diplomatic Rusia dengan tepat.

Akhirnya, Kementrian Luar Negeri Rusia menjatuhkan tuntutan kepada Amerika Serikat. Ia menuntut agar Amerika Serikat menerapkan undang-undang nasional yang dimiliki oleh Negara mereka sendiri. Tidak hanya itu, Kementrian Luar Negeri Rusia juga menuntut Amerika Serikat melakukan kewajiban dalam tingkat Internasional dengan sebaik-baiknya. Kementrian Luar Negeri Rusia meninta agar distribusi infromasi rahasia yang tidak sah tersebut dapat diberantas secara cepat dan tuntas. Karena hal itu akan merugikan banyak pihak terutama Amerika Serikat harus bertanggung jawab dengan adanya kejadian ini, agar menjadi pelajaran dan tidak terulang pada Negara yang lain. Permasalahan ini harus segera diselesaikan agar tidak berdampak lebih buruk lagi.

Tak Terduga, Salah Satu Perusahaan Minyak Terbesar AS Bangkrut
Artikel Berita Blog Ekonomi

Tak Terduga, Salah Satu Perusahaan Minyak Terbesar AS Bangkrut

Siapa yang tidak mengenal Amerika Serikat? Semua orang pasti tahu dan mengenal Negara Amerika Serikat. Amerika Serikat saat ini dibawah kepemimpinan Presiden Donald Trump. Amerika Serikat dinilai masyarakat selalu berhasil dalam menjalankan bidang politik maupun ekonominya. Sehingga, masyarakatnya pun dapat hidup dengan sejahtera. Amerika Serikat merupakan Negara yang berhasil dalam mengelola perusahaan minyak.

Namun, kali ini datang berita yang mengejutkan dari Amerika Serikat. Salah satu perusahaan minta tersbesar di Amerika Serikat mengalami kebangkrutan. Hal ini merupakan hal yang langka terjadi pada Amerika Serikat. Perusahaab itu adalah PES. PES merupakan singkatan dari Philadephia Energy Solution. PES adalah perusahaan minyak yang terbesar di Amerika Serikat pada saat ini.

Tentunya PES dapat menghasilkan banyak keuntungan bagi Negara Amerika Serikat.

Diduga, PES mengajukan kebangkrutan karena memiliki banyak hutang yang tidak mampu untuk dibayarkan. Hal ini juga terjadi karena pengaruh harga minyak bumi saat ini semakin menurun. Itu menyebabkan PES mengalami kerugian dan tidak mampu untuk menutup hutang-hutangnya. Padahal, dari perkiraan yang ada di Indonesia, PES telah mendapatkan bantuan dana sebesar 260 juta dolar Amerika Serikat. Pada tahun 2012, PES juga telah menghabiskan uang lebih dari 800 juta dolar Amerika Serikat. Sebelum ini, PES mendapatkan beberapa keringanan. Salah satunya adalah keringanan pajak.

PES juga mengambil pinjaman sebesar 550 juta dolar Amerika Serikat. Peminjaman itu pun jatuh tempo pada tahun 2018 ini. Uang tersebut digunakan untuk penyelesaian proyek-proyek. PES juga mengalami konflik dengan perserikatan pekerja yang ada di Amerika Serikat. Mereka juga melakukan pengancaman kepada PES. Jika pemotongan keuntungan untuk pekerja tidak segera dipulihkan, maka mereka akan melakukan penyerangan terhadap PES.

Diperkirakan, PES akan mengalami kebangkrutan dalam 6 tahun setelah mendapatkan suntikan dana. Perusahaan yang akan melakukan suntikan dana terhadap PES adalah Carlyle Group LP dan Energy Transfer Partners LP Sunoco. Keduanya akan membantu PES dalam kondisi krisis keuangan pada saat ini. Tentu saja akan banyak pekerja yang kehilangan pekerjaan dalam jangka 6 tahun kemudian karena kebangkrutan yang terjadi pada PES.

Wall Street Terbebani Ketidakpastian Politik di Washington
Blog Politik

Wall Street Terbebani Ketidakpastian Politik di Washington

Washington merupakan salah satu kota besar di Amerika Serikat. Karena kota Washington adalah ibu kota Negara maju Amerika Serikat tersebut. Wall Street merupakan salah satu penerima saham yang berada di Washington, Amerika Serikat. Namun, akhir-akhir ini terjadi penurunan pada sejumlah indeks saham acuan di Amerika Serikat yang terdapat pada Wall Street.

Suatu Negara jika sudah menjadi negara yang maju, tidak menjadi jaminan bahwa negara tersebut tidak mendapatkan suatu permasalahan apapun. Karena masalah bisa datang pada negara maju maupun negara yang sedang berkembang. Besar kemungkinan Negara maju akan mendapat permasalahan yang lebih besar dibandingkan dengan Negara yang sedang berkembang. Termasuk permasalahan yang terjadi di Washington ini.

Permasalahan yang terjadi di Washington saat ini menyebabkan para investor bersikap waspada. Karena jika penurunan terus terjadi akan sangat merugikan para investor. Diharap ketidakpastian politik yang terjadi di Washington ini akan menemukan titik terang. Sehingga, para investor bisa melepas kewapadaannya. Jika ketidapkastian ini terus berlangsung, para investor bisa saja terus meningkatkan kewaspadaannya.

Karena investor tidak ingin mengalami kerugian yang besar akibat ketidakpastian politik di Washington ini. Untuk saat ini, para Investor sedang menunggu penyampaian kebijakan oleh sejumlah banker. Yang akan disampaikan adalah kebijakan moneter untuk perekonomian di Washington. Hal ini sangat dinanti oleh para Investor agar segera mendapatkan kebijakan dan pasti dan jelas.

Penyampaian kebijakan moneter tersebut akan dilakukan di Jackson Hole, Wyoming. Para Investor akan mencermati apa yang akan disampaikan pada penentuan kebijakan moneter pada saat itu. Pada kesempatan itu, Gubernur bank central Amerika Serikat akan menyampaikan pidatonya. Tidak hanya Gubernur bank central Amerika Serikat saja yang akan menyampaikan pidatonya. Namun, Gubernur European Central Bank juga akan menyampaikan pidatonya pada kesempatan itu.

Hal ini adalah momen yang tidak akan dilewatkan para Investor. Para Investor harus mencermati dengan seksama apa yang disampaikan oleh Gubernur Bank Central Amerika Serikat dan Gubernur European Central Bank. Karena ini akan sangat membantu para Investor untuk menemukan titik terang.

© All Right Reserved
Proudly powered by WordPress | Theme: Shree Clean by Canyon Themes.