Makin Memanasnya Perang Dagang Antara AS dan China

Makin Memanasnya Perang Dagang Antara AS dan China – Tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini perang dagang antara AS dan China semakin memanas. Christine Lagarde sebagai Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) menyatakan bahwa makin panasnya perang tersebut mampu mengancam prospek ekonomi dunia. Bahkan bila semakin parah dan tidak terselesaikan dengan baik, bisa menimbulkan dampak buruk terhadap negara-negara lainnya. Seperti yang diketahui bahwa pemicunya adalah Amerika Serikat yang memasukkan Huawei Technologies Co Ltd sebagai daftar hitam sehingga membuat China geram. Akhirnya China merespon hal tersebut dengan melakukan komunikasi antara berbagai negara dengan ekonomi terbesar.Dampak lainnya dari perang yang terus berlanjut antara As dan China ini adalah jumlah ekspor dari China ke As yang melosot pada agustus 2019 dengan beriringan pada turun drastis pengiriman produk ke AS. China saat ini telah bersiap untuk memberlakukan berbagai kebijakan baru guna menghindari terjadinya resiko pertumbuhan melambat yang semakin tajam. Salah satu kebijakan yang hendak diberlakukan atau masih dalam tahap pertimbangan adalah memangkas suku bunga kredit.

Saat ini Nilai Ekspor China ke As telah merosot secara year on year sebanyak 16% banyaknya. Sementara itu dari disisi impor dari AS juga menurun tajam sampai 22,4%. Adapun di Bulan agustus lalu, perang dagang yang terjadi antara As dan China kembali memanas lagi karena As memutuskan untuk memberikan tarif tambahan 15% untuk produk impor yang berasal dari China. China pun tidak mau kalah dengan menerapkan bea masuk dan membiarkan begitu saja melemahnya nilai tukar yuan guna menghindari terjadinya penekanan tarif. Pasalnya dengan begitu China akan mampu menghindari ongkos produksi yang meningkat. Banyak pakar yang memperkirakan bahwa pertumbuhan ekspor akan kembali melambat karena beberapa kebijakan tarif lanjutan dari AS yang baru akan diberlakukan pada 1 Oktober dan 15 Desember kedepan. Sebelumnya, AS dan China terus melempar serangan dan melempar balasan yang mampu mempengaruhi perekonomian global tidak hanya dari kedua negara tersebut.

Indonesia pun juga harus waspada dan bersiap karena bila tidak bisa terkena dampak negatif dari perang dagang As dan China yang semakin membara ini. Pasalnya memang perekonomian di Indonesia yang terbuka sehingga mudah untuk dimasukki barang-barang impor. Indonesia juga akan mengalami sulitnya ekspor karena perang yang terjadi tersebut. apabila ekspor sudah terhambat maka neraca perdagangan akan berpotensi mengalami defisit. Sementara itu, tentu saja negara lain tidak hanya Indonesia juga turut mengalami dampak dari perang dagang AS dan China. Masing-masing negara bisa meresponnya dengan kebjakan moneter dan fiskal guna mencegah terjadinya resesi dan mendorong ekonomi yang bertumbuh. Dampak perang dingin kedua negara ini tidak mempengaruhi bisnis taruhan bola seperti di situs online https://multibet88.online yang masih terus berjalan di negara-negara asia.

Hal yang Dilakukan Negara untuk Tunjang Sektor Ekonomi
Berita

Hal yang Dilakukan Negara untuk Tunjang Sektor Ekonomi

Ekonomi menjadi salah satu sektor yang dianggap penting oleh semua negara. Saking pentingnya, aspek ini masuk sebagai hal utama yang mendapat prioritas negara. Setiap negara memiliki cara tersendiri untuk menunjang kemampuan peningkatan ekonomi. Mulai dari perdagangan, industri, sampai dengan peningkatan sektor pariwisata yang didukung oleh pemulihan insfratruktut negara. Selain langkah tersebut banyak juga dari mereka yang mengambil pilihan untuk ikut aktif dalam event global. Langkah ini diambil sebagai solusi paling mudah dalam menarik devisa. Standar yang dibutuhkan cukup mudah, sebab negara hanya perlu melakukan promosi untuk menarik minat negara lain berkunjung. Pilihan yang tersaji tentu saja tidak semudah yang dibayangkan, elemen negara harus berani mengambil beberapa risiko dari hal tersebut.

Keadaan serupa pernah dirasakan oleh beberapa negara, terkiat pemulihan pembangunan yang dilakukan dalam skala besar. Bahkan belum lama ini, Indonesia membuka proyek besar untuk meratakan pembangunan di kawasan Indonesia timur. Perbaikan insfratruktur juga dilakukan untuk mengoptimalkan fasilitas umum bagi setiap warga. Nah, untuk bertahan dan tetap eksis melakukan perbaikan Indonesia tidak dapat berdiri sendiri. Negara kesatuan ini tentu memperlukan bantuan dari beberapa pihak guna mengukur kemampuan yang dimiliki. Dari sekian banyak solusi yang telah dilakukan, mayoritas langkah yang dilakukan adalah mengait negara lain untuk melakukan kerjasama bilateral seklaigus mengikuti event global untuk memajukan ekonomi. Berikut 3 hal yang masih terus dipertahankan dan dimaksimalkan:

  1. Kerjasama bilateral
    Anda tentu sudah sangat paham, bahwa hubungan bilateral antara dua negara akan berdampak luar biasa untuk keduanya. Konsep tersebut mampu tercapai karena keduanya saling bersinergi dalam mencapai target yang diinginkan. Bahkan Amerika Serikat dan negara maju lainnya tetap melakukan solusi ini guna memaksimalkan kekuatan ekonomi yang dimiliki. Kerjasama bilateral sendiri biasanya terjadi antar dua negara. Mereka akan melakukan pemeriksaan target dan melakukan beberapa kebijakan untuk memaksimalkan bidang yang dinilai terlalu lemah. Selain itu, banyak juga negara yang mengambil langkah lain untuk tetap mempertahankan kondisi ekonomi negara.
  2. Pengaruh sektor pariwisata
    Berbicara mengenai event global dan penarikan ekonomi nasional, perhatian publik langsung merujuk pada kemampuan Indonesia dalam memaksimalkan sektor pariwisata. Tanah Air memiliki pesona yang tidak boleh dinikmati sendiri. Mau tidak mau, keindahan alam Indonesia harus ditunjukan dengan berbagai cara. Langkah paling mudah dilakukan adalah menjalin hubungan baik antar negara. Selain itu, aktif dalam berbagai organisasi agen bola dan para pengusaha yang mengikuti event global untuk mengenalkan Indonesia lebih luas. Standarnya mudah saja, Indonesia diharuskan berani menghadapi gencatan global. Pasalnya, inilah langkah terbaik untuk memulai menampilkan kecantikan alam dan pariwisata Tanah Air tercinta.
  3. Peningkatan ekspor
    Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kerjasama bilateral yang dilakukan tidak hanya terjadi pada satu negara. Pasalnya, terdapat beberapa persetujuan kerjasama yang memang dilakukan dengan negara bagian Eropa. Tujuan dari kerjasama ini tidak lain menunjang pertumbuhan ekonomi nasional kearah yang lebih baik. Apalagi saat ini, hampir semua negara berusaha pertahan dari himpitan pandemi corona yang berdampak pada berbagai sektor dunia. Tidak mengherankan jika kemudian, langkah yang dilakukan oleh pemerintah dari berbagai negara merujuk pada titik yang lebih mengamankan kedua belah pihak. Ekspor sendiri masuk sebagai solusi peningkatan ekonomi yang digunakan oleh hampir semua negara. Tidak heran, ketika pasar global menarik minat setiap negara bagian.

Sharing is caring!

Event Global yang Targetkan Peningkatan Ekonomi
Berita

Event Global yang Targetkan Peningkatan Ekonomi

Berbicara mengenai ekonomi global, membuat pikiran mengarah pada persoalan kompleks yang diakibatkan oleh pandemi. Pada dasarnya, permasalahan ekonomi tidak hanya menyerang Indonesia. Melainkan terjadi dihampir 100 negara di dunia. Saking parahnya dampak yang terjadi, Amerika Serikat sempat melakukan beberapa kebijakan yang menghimpit negara-negara maju dan berkembang. Konsekuensi dari hal tersebut tentu saja bertahan dari kesulitan tersebut. Belum lama ini, Menteri Keuangan RI menjelaskan bahwa pandemi corona yang sedang terjadi mengancam perekonomian dunia secara serentak. Kondisi minus terjadi diberbagai negara, sehingga ada baiknya pengeluaran pemerintah dan konteks lainnya dapat diambil dengan bijak.

Kegiatan ekspor dan impor juga mengalami kendala yang membuat kondisi semakin menyulitkan, namun tidak ada pilihan lain untuk tetap mengambil langkah yang dinilai harus dilakukan. Misalnya saja, melanjutkan beberapa kerjasama yang memang dinilai akan meningkatkan perekonomian nasional. Contoh, Korea Selatan mengiring berbagai event global kearah online. Mulai dari konser sampai dengan kegiatan lain yang memang memberi keuntungan tinggi. Nah, sejak awal merebaknya pandemi dihampir semua negara, banyak elemen pemerintah telah melakukan tindakan akurat. Dimana langkah tersebut diambil untuk menyelamatkan beberapa sektor, terutama masalah kesehatan warga negara yang mesti tetap terjaga. Selain itu, event lain juga dilakukan secara online. Misalnya, kegiatan otomotif global yang memang menjadi kegiatan tahunan yang selalu sukses menarik wisatawan dari berbagai negara. Selain itu, event tersebut kerap menarik insvestor asing. Nah, untuk lebih detailnya berikut beberapa langkah yang diambil dalam menangani perekonomian global:

  1. Aktif dalam organisasi dunia
    Langkah pertama yang bisa dilakukan untuk menangani masalah ekonomi adalah melakukan kerjasama dan aktif dalam berbagai organisasi dunia. Kegiatan seperti ini mau tidak mau, menunjang negara lain mengetahui kondisi dari negara tersebut. Dari sini, satu negara dapat melakukan kerjasama yang memang menguntungkan kedua belah pihak. Selain itu, cara ini menjadi bagian yang paling efektif untuk negara lain melakukan ekspor. Pada intinya, kegiatan ekspor menjadi sangat penting karena keuntungan yang ditawarkan terbilang banyak. Anda tentu sudah paham, mengenai konsep bisnis global yang memang memberikan pilihan profit dalam jumlah besar.
  2. Memajukan sektor pariwisata
    Berbicara mengenai ekonomi dunia sekarang, hampir semua negara melakukan berbagai langkah untuk mencapai kesejahterannya masing-masing. Dari sektor yang tersedia, pariwisata menjadi salah satu bidang yang sangat dimaksimalkan oleh berbagai negara. Misalnya saja, Korea Selatan yang sangat lihai menawarkan kecantikan negaranya melalui kreasi kreatif. Seperti drakor, Kpop, dan budaya lokal yang berhasil menarik pelancang dari negara-negara lain. Indonesia tentu saja mempunyai porsi yang sama, apalagi Tanah Air telah melakukan berbaikan insfratruktur untuk menunjang kemudahan sektor tersebut berkembang dengan cepat. Belum lama ini, Bali mendapat sorotan karena pemerintahan pusat melakukan beberapa perbaikan fasilitas umum. Hal tersebut tentu saja didukung, sebab seperti yang diketahui Pulau Dewasa masuk sebagai salah satu harta Indonesia yang banyak dikenal oleh masyarakat dunia.
  3. Proyek pemerataan insfratruktut
    Langkah lain yang aman untuk menunjang ekonomi global adalah melakukan pemerataan insfratruktur. Kenyamanan akomodasi serta transportasi menjadi aspek yang menunjang wisatawan manca negara tertarik untuk berdatangan. Cara ini dianggap lebih efektif sebagai pendukung negara dalam memajukan sektor pariwisata. Saking menariknya, langkah itu sering digunakan oleh Jepang untuk terus memperbaiki fasilitas umum.
Berbagai Strategi untuk Memulihkan Kondisi Politik Ekonomi dan Bisnis di Indonesa Saat Pandemi
Blog Ekonomi

Berbagai Strategi untuk Memulihkan Kondisi Politik Ekonomi dan Bisnis di Indonesa Saat Pandemi

Masa pandemi Covid-19 yang masih terus berlanjut di Indonesia ternyata tidak hanya menimbulkan masalah kesehatan masyarakat saja. Melainkan juga menimbulkan berbagai masalah dalam hal politik, ekonomi, dan bisnis. Pasalnya, berbagai kebijakan telah difokuskan untuk memutus mata rantai penyebaran virus mematikan penyebab wabah Covid-19 seperti gerakan di rumah saja, pembatasan sosial, dan sebagainya. Kondisi inilah yang membuat berbagai aktifitas di bidang politik, ekonomi, dan bisnis harus terhenti hingga waktu yang tidak bisa ditentukan. Bahkan, imbas dari penerapan kebijakan tersebut membuat pertumbuhan pada masing-masing bidang cenderung mengalami penurunan yang signifikan. Namun, seiring dengan ditemukannya vaksin Covid-19 maka pemerintah telah mempersiapkan strategi untuk memulihkan bahkan meningkatkan kondisi politik, ekonomi, dan bisnis di Indonesia. Penasaran dengan apa saja strateginya ?. Simaklah jawabannya melalui ulasan menarik berikut ini.

Strategi yang diambil oleh pemerintah Indonesia dalam memulihkan kondisi politik di masa pandemik ini dimulai dengan mengeluarkan Peraturan Pengganti Undang-Undang (Perpu) No. 1 Tahun 2020. Ya, Perpu tersebut memuat tentang kebijakan keuanganegara dan stabilitas sistem keuangan dalam rangka penanganan pandemi Covid-19. Kebijakan tersebut diambil sebagai dasar bagi otoritas perbankan maupun keuangan dalam pengambilan keputusan luar biasa untuk menjamin kesehatan umum. Guna menjamin kesehatan masyarakat umum maka pemerintah juga mengambil kebijakan dengan menaikkan iuran bulanan BPJS Kesehatan agar tidak semakin defisit. Strategi pemulihan kondisi politik juga dilakukan dengan tetap melaksanakan pemilihan kepala daerah atau pilkada tahun 2020. Tentu saja pelaksanaan pilkada 2020 dilakukan dengan tetap menaati protokol kesehatan yang berlaku. Selain itu, berlangsungnya pilkada dianggap sebagai sarana agar masyarakat tetap bisa mengenali dan memilih calon pemimpin di daerahnya masing-masing.

Berbagai kebijakan mengenai pembatasan sosial ternyata berdampak besar bagi perkembangan ekonomi dan bisnis nasional. Pasalnya, tak sedikit badan usaha mikro maupun makro yang harus melakukan penutupan sementara atau bahkan gulung tikar akibat pandemi. Bahkan, kondisi ekonomi dan bisnis di Indonesia sempat mengalami kontraksi dengan penurunan yang mencapai -3%. Terdapat setidaknya 3 strategi utama yang dilakukan untuk memulihkan kembali kondisi ekonomi dan bisnis dalam negeri yaitu meningkatkan pola konsumsi produk dari dalam negeri, meningkatkan berbagai aktivitas di dunia usaha, dan menjaga stabilitas ekonomi nasional. Penerapan startegi peningkatan pola konsumsi produk dalam negeri dilakukan dengan berbagai cara seperti penyaluran bantuan langsung tunai (BLT), Kartu Pra Kerja (KPK), pembebasan biaya listrik, pembiasan biaya pajak, dan sebagainya. Berbagai bantuan diharapkan mampu mengarahkan masyarakat pada pola konsumsi produk dalam negeri agar menghasilkan efek ganda bagi kelangsungan ekonomi dalam negeri. Pemerintah juga memperketat undang-undang dan saksi kepada tindak judi online yang masih berjalan pada masa pandemik ini agar untuk mempercepat pemulihan ekonomi di tanah air.

Strategi peningkatan berbagai aktifitas di dunia usaha dilakukan dengan penyaluran berbagai stimulus kepada berbagai unit usaha seperti Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta unit korporasi. Berbagai kebijakan juga telah diturunkan untuk meningkatkan dunia usaha seperti penundaan pembayaran angsuran kredit, kredit usaha rakyat (KUR), pemberian pinjaman modal, dan berbagai penanggungan pajak oleh pemerintah. Pemerintah juga akan menyalurkan bantuan kepada korporasi strategis dalam bentuk pinjaman modal kerja. Sedangkan kebijakan untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional dilakukan melalui jalinan kerjasama dengan Bank Indonesia. Melalui jalinan kerjasama tersebut maka Bank Indonesia akan berkomitmen untuk selalu menjaga stabulitas nilai tukar mata uang rupiah, menurunkan suku bunga, membeli berbagai surat berharga negara, dan menjamin sistem keuangan nasional.

Langkah Pemulihan Politik, Ekonomi, dan Bisnis Indonesia yang Terendat Saat Pandemi COVID-19
Berita

Langkah Pemulihan Politik, Ekonomi, dan Bisnis Indonesia yang Terendat Saat Pandemi COVID-19

Tak bisa dipungkiri lagi bahwa pandemi COVID-19 telah menyebabkan Indonesia mengalami ketersendatan dalam aspek politik, ekonomi, dan bisnis. Bahkan, ketersendeatan serupa juga terjadi di hampir seluruh negara yang ada di dunia. Kondisi kian diperparah seiring dengan kondisi masa pandemi yang terus berlanjut hingga waktu yang tidak bisa ditentukan. Berbagai upaya telah dilakukan untuk memulihkan kembali berbagai aspek penting seperti politik, ekonomi, dan binis seiring dengan ditemukannya vaksin virus yang mematkan tersebut.

Salah satu upaya yang diambil untuk memulihkan aspek tersebut adalah penyelenggaraan Asian Insights Conference 2020 yang disadakan oleh Bank DBS Indonesia yang dihadiri oleh beberapa pakar politik, ekonnomi, dan bisnis terkemuka. Berikut ini akan kami bagikan informasi mengenai langkah-langkah pemulihan yang diperoleh dari hasil konferensi tersebut.
Langkah pemulihan dalam bidang politik lebih terfokus pada pengambilan kebijakan yang tepat di masa pandemi COVID-19. Berbagai kebijakan politik akan difokuskan pada perbaikan taraf kesehatan masyarakat secara merata.

Kondisi inilah yang membuat pemerintah memutuskan untuk menaikkan iuran BPJS Kesehatan agar keberlangsungan operasionalnya terjaga meskipun terus mengalami defisit dalam beberapa tahun terakhir. Pemulihan dalam bidang politik juga dilakukan dengan tetap menggelar pemilihan kepala daerah (pilkada) di masa pandemi dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Pasalnya, pesta demokrasi semacam ini sangat dibutuhkan oleh partai politik untuk mencari mengenalkan sekaligus mencari dukungan terhadap calon-calon yang mungkin diajukan pada pesta demokrasi terbesar selanjutnya yaitu pemilu 2024. Selain itu, pemulihan dalam bidang politik juga dilakukan dengan mengesahkan RUU Cipta Kerj atau Omnibus Law yang dianggap mampu menggenjot pembukaan lapangan kerja tetapi banyak mengorbankan hak para pekerja.

Berbagai langkah yang digunakan untuk memulihkan kondisi ekonomi dan bisnis di Indonesia sangat mempertimbangkan berbagai indikator seperti Produk Domestik Bruto (PDB), cadangan devisa, utang luar negeri, target pembangunan nasional, dan sebagainya. Salah satu upaya yang sangat membantu pemulihan kondisi ekonomi dan bisnis terletak pada kebijakan penundaan atau toleransai terhadap pemungutan pajak dalam jangka waktu 6 bulan khusunya untuk jenis pajak penghasilan (PPh). Bahkan, pemerintah juga memberikan kebijakan berupa pemberian relaksasi terhadap bea masuk terhadap kegiatan ekspor industri.

Langkah pemulihan ekonomi dan bisnis juga difungsikan untuk menahan tren pertumbuhan ekonomi dan bisnis yang cenderung mengalami perlambatan. Langak yang tepat untuk menahan tren perlambatan laju ekonomi dan bisnis terletak pada aksi jemput bla terhadap insvestasi dari luar negeri baik untuk pemulihan di Pulau Jawa maupun luar Pulau Jawa. Selain itu, langkah pemulihan ekonomi dan bisnis melalui aksi jemput bola investasi luar negeri difokuskan untuk menghasilkan produk pengganti impor agar menghasilkan pertambahan nilai ekonomi.

Upaya pemulihan ekonomi dan bisnis di masa pendemi diharapkan mampu berlangsung secara merata. Salah satunya adalah dengan mengajak para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM. Pasalnya, pergerakan ekonomi nasional tidak hanya memerlukan peran usaha bisnis makro saja, melainkan juga peran UMKM. Pemerintah telah melakukan pendistribusian dana pemulihan ekonomi sekaligus kredit usaha rakyat. Bahkan, target penerima data juga berasal dari berbagai sektror UMKM seperti sektor pertanian, perdagangan, jasa, dan sebagainya. Selain itu, langkah pemulihan juga dilakukan dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pemberian program Kartu Pra Kerja untuk membekali SDM dengan pengetahuan dan skill yang mumpuni.

Artikel Berita Blog

Lima Negara Ini Cocok Untuk Para Pengusaha

Lima Negara Ini Cocok Untuk Para Pengusaha – Beberapa waktu yang lalu telah dirilis mengenai daftar negara yang sangat cocok digunakan untuk tempat para pengusaha. Tidak semua negara bisa dijadikan tempat untuk para pengusaha menjalankan bisnisnya, sehingga muncul beberapa daftar negara yang dianggap cocok untuk para pengusaha tersebut. Negara pertama yang sangat terkenal dengan para pengusaha adalah Jerman. Jerman menjadi negara yang masuk dalam empat besar negara dengan perekonomian yang baik. Kenapa Jerman dijadikan negara yang cocok untuk pengusaha? Hal ini dikarenakan paduan kebudayaan yang mana transparasi bisnis, selain itu tenaga kerja yang ada di sana berpendidikan tinggi, dan juga kebijakan yang dimiliki negara ini sangat ramah untuk para pengusaha untuk menjalankan bisnis di negara tersebut.

Selain Jerman ada juga Jepang, tentu semua sudah tahu bahwa Jepang sangat cocok sebagai tempat bisnis. Walaupun pada dasarnya Jepang termasuk dalam negara dengan budaya yang menghindari resiko namun Jepang mampu melahirkan berbagai inovasi yang mampu mengubah dunia. Banyak perusahaan – perusahaan besar yang ada di Jepang yang tentu saja mampu menjalankan bisnisnya dengan sangat mudah. Kemudahan dalam menjalin koneksi profesional dan juga terhubungnya satu orang dengan yang lainnya memungkinkan untuk menjalankan bisnis menjadi lebih mudah.

Negara yang cocok untuk dijadikan sebagai tempatnya para pengusaha adalah Amerika Serikat. Salah satu mimpi yang dimiliki Amerika Serikat adalah setiap orang bisa menjadi apa yang mereka inginkan. Tidak seperti budaya kegagalan di beberapa negara lainnya, kebudayaan kegagalan yang ada di sini sangat tidak sukai, namun dengan adanya kegagalan tersebut dijadikan sebagai pembelajaran untuk tetap bisa membangun mimpinya. Banyak perusahaan – perusahan baru yang didirikan di Amerika Serikat, banyak perusahaan yang bergabung di negara ini karena Amerika Serikat mempunyai sebuah budaya yang terbilang berseragam dan juga menjadi pasar yang besar. Mempunyai skala nasional yang sangat mudah yang ada di negara tersebut.

Negara Inggris Raya juga sangat cocok untuk para pengusaha. Banyak para pengusaha yang yakin bahwa Inggris Rayam mampu dijadikan sebagai tempat yang baik untuk menjalankan sebuah bisnis. Hal tersebut dikarenakan hambatan yang akan dialami terbilang sangat rendah dan juga untuk memulai sebuah komunitas bisnis yang kuat bisa dilakukan dengan sangat mudah. Salah satu hal yang menarik dari negara ini untuk berbisnis adalah mendapatkan pendanaan di negara ini cukup mudah untuk dilakukan. Masih ada juga negara lainnya yang cukup terkenal sebagai negara yang ramah bisnis yakni Swiss. Satu hal yang menjadi kelemahan menjalankan bisnis di Swiss ini adalah biaya hidup yang mahal. Tentu saja sebagai pendatang atau pengusaha yang baru di negara tersebut harus siap dengan keadaan tersebut.

Artikel Berita Blog

Cara Strategi Untuk Memulai Bisnis Bagi Pengrajin Profesional

Cara Strategi Untuk Memulai Bisnis Bagi Pengrajin Profesional – Manajemen bisnis kecil dengan cerdas dan strategis akan membantu seseorang dalam menghindari kesalahan yang memakan biaya dan waktu. Masalah manajemen bisnis yang membosankan mungkin bukan hal asing lagi bagi para pebisnis ketika seseorang memutuskan untuk mulai menjual kerajinan. Namun begitu orang tersebut memutuskan untuk serius dengan bisnis, serangkaian pilihan akan muncul untuk menentukan jenis perusahaan yang ingin ditumbuhkan dan bagaimana akan melakukannya. Membuat keputusan yang cerdas dan strategis dapat membantu membangun jenis perusahaan yang tepat. Memainkan kekuatan anda dan membawa suka cita bisnis ke dalam hidup Anda juga dapat menjadi motivasi dalam jangka waktu yang lama.

Mungkin pikiran analitis calon pebisnis sudah bersemangat untuk melompat ke aspek perencanaan membangun dalam perusahaan. Jika hal itu sudah terbentuk, pebisnis berarti sudah menyelami perencanaan bisnisnya dengan dalam sehingga sudah mantap dengan prospek ke depan bisnis yang akan dijalankan. Namun jika calon pebisnis masih belum bisa menemukan arah pengaturan atau tidak suka memikirkan manajemen perusahaan, pebisnis dapat melakukan langkah-langkah bertahap dengan cara membuat jenis perusahaan yang diinginkan, merencanakan bagaimana produk ini kedepannya bisa berkembang, merancanakan bagaimana bisnis ini kedepannya berjalan dan akan tetap stabil, menentukan harga kerajinan tangan yang akan dijual atau produk, memanajemen persediaan agar tidak sampai kekurangan stok untuk kedepannya, mendaftarkan dan menamai perusahaan yang akan didirikan, menentukan sumber daya bisnis yang akan dibutuhkan baik dari segi finansial total, material, maupun jasa.

Manajemen bisnis kecil bukan hanya serangkaian tugas birokratis membosankan yang harus dilalui dengan susah payah untuk kembali ke pekerjaan kreatif yang disukai. Semua keputusan praktis dan taktis yang dibuat tentang perusahaan akan bersatu untuk menciptakan bisnis spesifik yang unik milik anda sendiri. Dan jika calon pebisnis cerdas dan strategis ketika membuat keputusan manajemen bisnis kecil itu, pebisnis akan berada dalam posisi yang lebih baik untuk menumbuhkan jenis perusahaan yang tepat.


Sebelum memulai bisnis, ada baiknya calon pebisnis merenungkan terlebih dahulu hal-hal berikut ini.

  1. Apakah Anda ingin menghabiskan sebagian besar waktu anda untuk pekerjaan desain atau produksi?
  2. Apakah Anda lebih suka menjual sedikit, memilih barang ke sejumlah kecil orang, atau Anda bermimpi menjual banyak barang ke sejumlah besar pelanggan?
  3. Jenis barang buatan tangan apa yang paling Anda kuasai?
  4. Jenis barang apa yang paling Anda sukai?
  5. Bagaimana alat, proses, dan bahan yang Anda gunakan akan berdampak pada perusahaan Anda? Jika itu akan membatasi Anda dalam beberapa cara, dapatkah Anda mempelajari keterampilan baru atau membuat perubahan kecil untuk mengarahkan pekerjaan Anda dengan cara yang lebih cocok untuk Anda?
  6. Apakah Anda menyukai gagasan menjual di pameran kerajinan, bepergian, berinteraksi dengan seniman kerajinan lain dan bertemu dengan pelanggan Anda secara pribadi, atau apakah menjual di pameran kerajinan tidak menarik bagi Anda?
  7. Aspek penjualan kerajinan apa yang benar-benar memikat Anda dan memainkan kekuatan Anda?
  8. Faktor-faktor apa yang tidak menarik bagi Anda?
  9. Bagaimana Anda akan menyusun perusahaan Anda untuk memastikan kekuatan dan preferensi anda terosorot publik?

Hasil dari renungan dan pemikiran tersebut bisa menjadi acuan kerangka berfikir manajemen bisnis. Calon pebisnis hendaknya merenungi dengan hati-hati dan teliti. Selain itu, gambaran tentang alur bisnis juga harus jelas dengan perhitungan keuntungan dan potensi yang tepat.

Artikel Berita

Perekonomian Arab Meningkat di Tengah Melambatnya Perekonomian Global

Perekonomian secara global memang sedang mengalami perlambatan ekonomi. Ada beberapa negara yang menunjukan perlambatan ekonomi yang disebabkan oleh berbagai faktor. Walaupun sedang mengalami perlembatan ekonomi secara global namun Arab Saudi mampu menunjukan hal yang berbeda. Perekonomian di Arab Saudi kabarnya mengalami peningkatan yang lebih baik. Perekonomian di Arab ini diperkirakan tahun 2019 akan meningkat dibalik perlambatan ekonomi dunia dan juga adanya dampak potensial di pasar minyak secara global. Kedua hal tersebut mampu membuat dampak tersendiri bagi perekonomian yang ada di Arab Saudi.

Ada beberapa tanda yang menunjukan bahwa dengan melambatnya perekonomian global ini secara tidak langsung bisa mempengaruhi perekonomian yang ada di Arab. Bank sentral yang ada di Arab Saudi menyebutkan bahwa resiko utama yang bisa didapatkan oleh Arab di dapatkan dari dampak pasar minyak global. Kenapa sangat berdampak bagi Arab? Hal ini dikarenakan minyak menjadi salah satu penyumbang dana terbesar dari pendapatan pemerintah. Sehingga jika ada permasalahan dengan pasar minyak global maka secara tidak langsung juga akan memberikan dampak pada ekonomi di Arab. Selain itu reformasi structural yang ada di Arab Saudi yang berkelanjutan yang mampu memberikan tekanan kepada pertumbuhan ekonomi.

Perkiraan peningkatan perekonomian yang ada di Arab Saudi kabarnya akan mengalami peningkatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan perkiraan. Hal tersebut didukung dengan adanya ekpansi yang lebih cepat yang didapatkan dari sktor non minyak. Dari sektor non minyaknya sendiri menunjukan pertumbuhan perekonomian yang sudah dirangsang cukup ekspansif. Pada anggaran tahun 2019 ini mampu menunjukan bahwa adanya peningkatan yang cukup signifikan yang mana penggunaan belanja modal sebanyak 245 miliar. Padahal jika diperhatikan pada bagian sektor non minyak yang ada di Arab Saudi menunjukan pertumbuhan sebesar 1,7 persen yang mana pada saat itu ada di tahun 2017.

Pendapatan pemerintah di Arab Saudi mengalami pertumbuhan yang cukup baik. Yakni bisa mengalami pertumbuhan hingga 895 miliar riyal pada tahun 2018 atau jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya telah mengalami peningkatan sebanyak 30 persen. Tentu saja hal tersebut menjadi kabar yang cukup baik, karena Arab Saudi mampu menunjukan pertumbuhan perekonomian di tengah terjadinya perlambatan ekonomi secara global. Pendapatan pada bagian sektor non minyaknya ini berjumlah sekitar 287 miliar riyal, tentu saja yang mengalami peningkatan 90 persen dari jumlah yang ada pada tahun sebelumnya. Pendapatan lainnya yang didapatkan oleh pemerintahaan ini adalah pendapatannya dari pajak. Itulah beberapa penjelasan mengenai kabar meningkatnya perekonomian yang ada di Arab Saudi. Dibalik meningkatnya perekonomian di negara timur tengah, tercatat saham yang ada beberapa negara lainnya juga mengalami peningkatan yang dikarenakan banyak hal.

Artikel Berita Blog

Tunggakan BPJS Kesehatan Yang Memberatkan Rumah Sakit dan Klinik di Indonesia

Masalah kesehatan nasional seluruh masyarakat Indonesia memang sangatlah penting sehingga pemerintah menerbitkan BPJS. Namun keberadaan BPJS ini malah membuat pelaku di bidang kesehatan seperti rumah sakit, klinik hingga dokter ‘menjerit’ alias terberatkan. Bagaimana tidak, tunggakan BPJS kesehatan yang harus dibayarkan ke rumah sakit dan klinik di Indonesia ini tidaklah sedikit. Misalnya saja dari Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) yang menagih tunggakan sebesar Rp 6,5 Triliun dari BPJS Kesehatan untuk tahun 2019. Menurut perwakilan Persi, Odang Muchtar sebagai Anggota Kompartemen Jaminan Kesehatan Persi, mengungkapkan bahwa BPJS sering kali menunggak dana pembayaran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hingga 4 bulan. Tentunya diharapkan tunggakan pembayaran yang jumlahnya sangatlah fantastis ini diharapkan segera dibayarkan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.

Perlu disadari bahwa setiap rumah sakit membutuhkan kas untuk menjalankan kegiatan operasional sehari-hari. Maka dari itulah dampak dari tunggakan BPJS Kesehatan kepada rumah sakit, membuat kas yang penting untuk kegiatan operasional sehari-hari menjadi terbatas bahkan kurang. Bila sudah begitu akan menganggu keberjalanan rumah sakit untuk melayani masyarakat itu sendiri. Bahkan apabila rumah sakit atau klinik benar-benar sudah tidak mempunyai uang yang cukup untuk membeli obat atau pasokkan perlengkapan kesehatan yang ada, bisa langsung diputus oleh pemasok atau supplier-nya.

Dampak panjangnya bila tunggakan BPJS Kesehatan tidak segera dibayarkan adalah rumah sakit atau klinik yang mengalami stunting alias pengkerdilan serta tidak mampu tumbuh dalam bisnis yang dilakukan. Pernyataan yang sama dengan Persi juga disampaikan oleh Asklin (Asosiasi Klinik Indonesia) mengenai tunggukan BPJS Kesehatan yang begitu memberatkan klinik. Tunggakan yang dialami pun juga lama yakni sekitar 3 bulan lamannya.

Bisa dibilang Klinik lebih terberatkan lagi oleh tunggakan BPJS Kesehatan tidak hanya telatnya pembayarkan tetapi juga perlakuan berbeda yang dilakukan BPJS Kesehatan terhadap klinik dengan puskesmas. Saat ini banyaknya masyarakat yang lari ke Puskesmas guna mendapatkan FKTP alias Asilitas Kesehatan Tingkat Pertama yang merupakan syarat rujukan pasien ke BPJS Kesehatan rumah sakit. Puskesmas dengan mudah memberikan rusukan tersebut, sementara bila klinik yang memberikan, maka oleh BPKS Kesehatan akan dikejar. Bahkan bisa saja dana kapasitas yang diberikan akan terkurangi.

Asklin berpendapat bahwa seharusnya puskesmas tetap pada fungsinya terdahulu yakni mencegah penyakit sebagai tindakan preventif bukan untuk memberikan pelayanan pengobatan. Apabila situasi yang dijelaskan ini terus saja berlanjut, yang akan terjadi adalah klinik yang terancam tutup dengan desifit dari BPJS Kesehatan yang semakin besar lagi. Buntut dari kenyataan tersebut, sudah banyak klinik yang memutuskan hubungannya yang sudah terjalin bersama BPJS Kesehatan sehingga tidak ada lagi pasien yang dirawat masuk dalam program BPJS tersebut.

Artikel Berita Blog Ekonomi Politik

Singapura Negara Paling Cocok Untuk Berbisnis

Singapura Negara Paling Cocok Untuk Berbisnis – Berbisnis menjadi salah satu kegiatan yang mampu menghasilkan keuntungan besar sehingga banyak yang tertarik untuk membuka bisnis. Berbisnis bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja jika mampu. Namun tahukah anda bahwa di dunia ini ada salah satu negara yang mana menjadi negara yang ramah untuk berbisnis? Negara tersebut adalah Singapura. Singapura dianggap sebagai salah satu negara yang sangat ramah untuk dijadikan tempat berbisnis. Banyak yang telah membuka bisnis di Singapura karana hal tersebut.

Banyak perusahaan – perusahaan besar yang berada di Singapura karena sikapnya yang ramah akan bisnis. Singapura sangat cocok untuk dijadikan tempat berinvestasi. Banyak perusahaan dari seluruh dunia yang mempunyai perusahaan induk di Singapura. Perusahaan induk yang ada di Singapura tersebut dijadikan sebagai cara investasi bisnis yang ada di Asia Pasifik. Seperti perusahaan dari India yang sangat tertarik untuk melakukan hal tersebut dikarenakan adanya hubungan bilateral yang sangat kuat. Hubungan tersebut lebih diperkuat kembali dengan adanya Perjanjian Perdagangan Bebas Singapura yang telah ditandatangani. Perjanjian tersebut mampu membuat Singapura mendapatkan daya tariknya sebagai salah satu negara yang dituju dalam kegiatan berinvestasi.

Singapura mempunyai lingkungan bisnis yang ramah, infrastrukturnya yang berkelas, dan mempunyai kerangka pajak terbaik di dunia mampu menjadikan Singapura sebagai tempat yang paling cocok untuk para investor. Para investor tersebut bisa dengan mudah meningkatkan bisnis yang dijalankan dengan adanya kehadirian mereka di Asia. Perlu anda ketahui bahwa Singapura ini sudah menjadi rumah bagi ratusan bank komersial. Singapura telah menjadi pusat untuk menjalankan manajemen baik kekayanaan dan investasi yang ada di seluruh Asia. Hal yang sangat menarik di Singapura adalah sistem pajaknya yang efisien. Kebijakan pajak disana sangat terbuka dan jujur. Pembebasan pajak dan juga insentif keuangan yang ada di Singapura mampu membuat Singapura menjadi tujuan yang paling dicari dikawasan APAC untuk para perusahaan yang ingin masuk ke dalam pasar Asia.

Apa alasan lain yang membuat Singapura menjadi negara ramah berbisnis? Proses penyiapan perusahaan di sana juga sangat mudah. Menyiapkan sebuah bisnis yang ada di Singapura sangatlah mudah dan sederhana. Singapura akan menyambut dengan sangat baik bagi siapa saja yang ingin menjalankan bisnis di negara tersebut. Selain itu membuka bisnis di Singapura juga sangat mudah karena bisa dengan mudah mengumpulkan modal dan dana. Perusahaan yang menjalankan bisnis di Singapura akan lebih mudah dalam meningkatkan pendanaan internasional dan bahkan nantinya bisa dengan mudah untuk menciptakan pusat perbendaharaan regional. Itulah beberapa alasan mengapa Singapura menjadi tempat berbisnis yang paling ramah. Banyak perusahaan yang tertarik untuk mempunyai bisnis di negara tersebut mengingat banyak keuntungannya.

Artikel Berita Blog Ekonomi Politik

Dampak Virus Corona Pada Kondisi Ekonomi Dunia

Dampak Virus Corona Pada Kondisi Ekonomi Dunia – Penyebaran virus corona baru atau yang biasa disebut COVID19 yang saat ini sedang berlangsung dan telah menjadi salah satu ancaman terbesar bagi ekonomi global dan pasar keuangan.

Virus corona pertama kali terdeteksi di kota Wuhan, Cina pada bulan Desember lalu yang saat ini tengah menginfeksi lebih dari 110.000 orang pada lebih dari 150 negara dan wilayah secara global. Cina sejauh ini merupakan Negara dengan sebagian besar kasus yang dikonfirmasi lebih dari 80.000 orang terinfeksi. Akibatnya, saat ini Cina melakukan kebijakan locdown untuk beberapa kota, membatasi pergerakan jutaan orang, serta menghentikan beberapa operasi bisnis, seperti bisnis judi poker online yang mengakibatkan kerugian dan kemerosotan yang begitu tajam. Cina merupakan Negara dengan ekonomi terkuat dunia sehingga jika langkah tersebut diambil, perjalanan ekonomi secara global juga ikut mengalami kelambatan.

Kekhawatiran akan dampak virus korona terhadap ekonomi global telah mengguncang pasar di seluruh dunia sehingga menyebabkan anjloknya harga saham dan imbal hasil obligasi. Wabah ini telah membuat beberapa lembaga besar serta beberapa bank memangkas perkiraan mereka untuk ekonomi global. Salah satu yang terbaru untuk menyiasati kondisi ini adalah dengan membentuk Organisasi untuk Kerjasama dan Pengembangan Ekonomi. Dalam laporan OECD di bulan Maret 2020, OECD mengatakan telah menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi 2020 di hampir semua negara. Pertumbuhan produk domestik bruto Cina melihat penurunan laju perkembangan ekonomi Cina dengan perkiraan awal 5,7% dan mengalami perlambatan menjadi 4,9% di tahun ini. Sementara itu, ekonomi global sebelumnya diperkirakan akan tumbuh 2,9% namun pada tahun 2020 turun menjadi 2,4%. Sektor manufaktur di China terpukul oleh wabah virus. Indeks Manajer Pembelian Manufaktur Caixin menunjukkan bahwa aktivitas pabrik China terancam mengalami kegagalan dengan angka 40,3 pada bulan Februari 2020.

Perlambatan manufaktur China telah merusak negara-negara yang memiliki hubungan ekonomi erat dengan Cina seperti ekonomi Asia Pasifik yang meliputi Vietnam, Singapura dan Korea Selatan. Pabrik-pabrik di China membutuhkan waktu lebih lama dari yang diharapkan untuk melanjutkan operasi. Dengan begitu, sektor jasa di Cina juga ikut mengalami kelemahan. China bukan satu-satunya negara yang sektor jasanya melemah. Amerika Serikat yang merupakan pasar konsumen terbesar di dunia juga mengalami ketegangan ekonomi pada bulan Februari 2020.

Pengurangan aktivitas ekonomi global telah menurunkan permintaan minyak sehingga harga minyak ke posisi terendah selama beberapa tahun ini. Cina merupakan importir minyak mentah terbesar di dunia sehingga permintaan akan berkurang. Ketakutan seputar dampak COVID-19 pada ekonomi global telah merusak sentimen investor dan menurunkan harga saham di pasar-pasar utama. Kekhawatiran atas penyebaran global dari virus corona baru juga telah mendorong para investor untuk menawar harga obligasi sehingga menghasilkan imbal hasil di negara-negara besar untuk sedikit lebih rendah. Imbal hasil semua kontrak Treasury AS turun di bawah 1% dalam seminggu terakhir. Kejadian tersebut merupakan sebuah perkembangan yang tidak terlihat sebelumnya. Kontrak patokan 10 tahun juga menyentuh level terendah historis sekitar 0,3%.

Bank sentral AS melakukan pemotongan darurat 50 basis poin minggu lalu yang menjadikan tingkat dana targetnya dari 1% menjadi 1,25%.
Dampak virus corona baru sudah terbukti secara global. Sistem lockdown saat ini sudah mulai diterapkan di beberapa negara terjangkit. Pembatasan aktivitas masyarakat dilakukan hampi di seluruh negara yang memiliki kasus COVID-19. Dunia industri dibatasi perkembangannya serta dana pemerintahan dialihkan kepada kesehatan. Pemerintah negara terjangkit umumnya fokus menghentikan rantai penyebaran virus corona baru dan membatasi oprasi sektor-sektor industri wilayah.

Artikel Berita Blog Ekonomi Politik

Politik Pandemi COVID19 di Indonesia

Politik Pandemi COVID19 di Indonesia – Pandemi Covid19 sudah diumumkan WHO menjadi pandemi global. Virus corona baru ini menyerang tidak hanya pada aspek kesehatan masyarakat dunia namun juga menyerang sekto-sektor lain dalam pemerintahan seperti ekonomi dan sistem politik pemberantasan COVID19 di Indonesia. Sedangkan keputusan kebijakan untuk mengatasi virus yang sangat menular ini tergolong lamban di Indonesia sehingga penyebarannya dapat meluas dengan skala besar setiap harinya. Selain itu, sampai saat artikel ini ditulis, Indonesia adalah salah satu negara dengan angka kematian lebih tinggi dibandingkan angka kesembuhan. Hal tersebut menandakan kebijakan pemerintah dalam menangani kasus COVID19 kurang cepat dan tepat. Keputusan yang ditetapkan untuk social distancing dan stay at home bagi yang tidak berkepentingan juga terhitung lambat dikeluarkan karena pengumuman itu dikeluarkan ketika COVID19 sudah terlanjur mewabah di beberapa kota di Indonesia.

Kebijakan politik di Indonesia umumnya masih dipengaruhi oleh influencer media sosial yang mencegah pemerintah secara sepihak membuat keputusan berdasarkan informasi dalam keadaan darurat kesehatan global. Wilayah Indonesia khususnya bagian ibukotanya yaitu Kabupaten Jakarta sekarang berada di ambang wabah besar penyakit yang sangat menular dan telah menelan dunia secara cepat seperti api juga menewaskan ribuan penduduknya. Pandemi COVID-19 bukanlah fiksi ilmiah. Ini sebuah ancaman nyata yang dihadapi tidak hanya oleh Indonesia, tetapi juga lebih dari 150 negara lainnya.

Meski demikian, ada bebrapa kelompok influencer media sosial lokal yang aktif mengritik setiap kebijakan pemerintah. Dalam beberapa hari terakhir, pada saat pemerintah pusat diharapkan untuk bertindak cepat untuk menanggapi pandemi, pengguna media sosial telah terlibat dalam diskusi panas tentang apakah Indonesia atau Jakarta harus melakukan lockdown sebagian untuk meminimalisir penyebaran guna menyelamarkan kehidupan masyasrakatnya.

Diskusi bebas tentu saja merupakan keharusan dalam demokrasi dan menghargai hak masyarakat untuk berbicara tentang bagaimana pemerintah menangani krisis ini di media sosial. Namun, sayangnya, diskusi ini hanya berguna jika tidak ada kelompok orang dengan kepentingan pribadi yang mencoba mengeruhkan air dan mengubah proses pembuatan kebijakan berbasis bukti yang konon hanya menjadi permainan politik belaka.

.Gubernur Anies Baswedan merupakan salah satu calon presiden berikutnya. Anies menyerukan lockdown secara isyarat dengan membatasi berbagai pergerakan aktivitas Jakarta. Namun, Presiden Jokowi sampai saat artikel ini ditulis, tetap tidak mendukung kebijakan ekstrem semacam itu karena takut akan menimbulkan konsekuensi sosial dan ekonomi yang mengerikan. Saat ini Persiden Joko Widodo tengah memutuskan kebijakan penggunaan masker bagi semua orang ketika keluar dari rumah disamping kebijakan yang sudah ditetapkan sebelumnya yaitu social distancing dan stay at home bagi yang tidak berkepentingan.

Faktanya adalah tidak semua masyarakat Indonesia mendukung kebijakan Jokowi dan tidak semua konstituen Anies senang dengan keputusannya. Suara yang datang dari influencer terlalu keras dan mengganggu pemerintahan sehingga khawatir hal tersebut dapat mengaburkan penilaian kedua pemimpin. Presiden Jokowi telah mendapat kecaman dari influencer sosial media karena terlalu berhati-hati dalam berbagi informasi tentang wabah dan gagal bertindak cepat untuk mengatasinya. Influencer politik online telah ada selama beberapa waktu dan karena kesenggangan politik adalah alasan keberadaan mereka. Influencer politik sosial media selalu mendukung kebijakan pemerintah yang salah arah dan menyerang pendapat akademis yang tidak tepat.

Beberapa dari Influencer politik sosial media sebelumnya telah diundang ke Istana Negara oleh Presiden dalam mendiskusikan masalah-masalah yang muncul di Indonesia sebelumnya. Saat ini juga Presiden Jokowi tampaknya masih memperhatikan kritikan influencer sosial media dari jauh untuk mempertimbangkan dengan hati-hati setiap keputusan yang akan dilakukan guna menyelesaikan masalah-masalah yang muncul akibat pandemi COVID19 ini.

Artikel Berita Blog Ekonomi Politik

Antara Populisme dan Donald Trump

Antara Populisme dan Donald Trump – Populisme menurut Cambridge Dictionary Online jika di terjemahkan dalam bahasa Indonesia maka mempunyai arti sebagai ide dan juga sebuah kegiatan politik. Dimana kegiatan tersebut bertujuan untuk memperoleh dukungan dari seluruh masyarakat dengan lebih mudah. Biasanya mendapat dukungan tersebut dengan memberikan apa yang mereka inginkan. Cara tersebut biasa digunakan beberapa pihak untuk lebih mudah mendapatkan dukungan lebih cepat. Selain itu ada juga sebuah pendapat yang mana menyatakan bahwa populisme adalah sebuah ideologi yang tipis yang didalamnya ada sebagian kecil mengenai agenda politik.

Jika membandingkan ideologi fasisme dengan populisme tentu sangat berbeda. Ketika fasisme mampu membahas semuanya seperti sistem politik, ekonomi, dan juga membahas kehidupan bermasyarakat yang merupakan sebuah kesatuan yang ada di dalam ideologi, namun berbeda dengan populisme. Populisme hanya berisikan berpikir mengenai cara mengalahkan petahana, namun untuk kelanjutannya tidak ada.

Jika melihat beberapa kampaye yang dilakukan oleh Donald Trump sedikit banyaknya menggunakan cara populisme ini. Dilihat dari salah satu program yang diusung oleh Donald Trump adalah mengenai cara untuk bisa mengembalikan pekerjaan ke Amerika Serikat. Hal tersebut dilakukannya karena melihat banyaknya pekerjaan yang awalnya dikerjalan oleh tenaga dari Amerika Serikat namun berpindah tangan sehingga dikerjakan negara lain.

Beberapa pekerjaan yang awalnya dimiliki Amerika Serikat yang berpindah tangan adalah seperti pabrik mobil yang sudah pindah ke Meksiko, pabrik iPhone pindah Tiongkok dan Casino Online Terbesar di Amerika Pindah ke Philipina dimana perusahaan Sbobet berada. Trump ingin membuat pekerjaan tersebut kembali lagi ke Amerika Serikat menggunakan cara yang sudah ia siapkan. Namun walaupun sudah disertai dengan ancaman, pengembalian tersebut nampaknya sangat sulit untuk didapatkan. Tidak hanya dalam mendapatkan pekerjaan tersebut kembali, Trump juga berjanji untuk menurunkan pajak. Namun sebelum terrealisasikan ada kabar bahwa nantinya penurunan pajak tersebut akan menguntungkan orang dengan penghasilan besar saja dan bukan menguntungkan seluruh rakyat.

Janji yang diberikan tersebut nampaknya belum bisa dijalankan. Dari beberapa janjinya yang manis tersebut mampu membuat para pekerja Amerika Serikat yang tergiur dan tertarik untuk menjadikan Trump sebagai presiden. Sebagai seorang pengusaha tentu saja Trump bisa merubah segala peraturan yang ada sesuai dengan keinginan. Terutama jika nantinya Trump sebagai pemegang saham yang paling besar, tentu melakukan hal tersebut sangatlah mudah.

Membahas mengenai populisme dan juga Donald Trump tentu saja sangat menarik untuk diperbincangkan. Trump yang menggunakan cara tersebut di beberapa kegiatannya mampu untuk lebih mudah mendapatkan dukungan dalam waktu yang singkat, nampaknya Trump bisa meraih kemenangan tersebut. Populisme mampu membuat Trump terpilih menjadi presiden Amerika Serikat untuk saat ini. Itulah ulasan terkait Trump dengan metode populismenya dalam membuat sebuah kegiatan di politik.

Artikel Berita Politik

Donald Trump dan Kim Jong Un Akan Melaksanakan KTT Jilid 2 di Vietnam

Pada tahun 2017, Korea Utara meluncurkan misil pertamanya ke Amerika dan mengancam akan mengirim rudal ke lebih banyak tempat di sekitar periaran Guam. Sejak tahun 2011, Kim Jong Un telah menembakan lebih dari 90 rudal dan empat senjata nuklir yang mana melebihi ayahnya, Kim Jong Il, dan kakeknya, Kim Il Sung. Hal ini tentu membuat seluruh negara di dunia menjadi was-was dan membuat ketegangan antara Amerika Serikat dan Korea Utara semakin menjad-jadi. Barulah setahun berikutnya setelah Kim Jong Un dan Donald Trump bertemu secara langsung dan menandatangani ‘kesepakatan’ pada KTT jilid pertama dan ketegangan antara kedua Negara ini yang telah terjadi selama bertahun-tahun agak mereda. ‘Kesepakatan’ yang dicapai antara lain menyebutkan kedua Negara akan bekerja sama ke arah ‘hubungan baru’ dan Amerika Serikat akan memberikan ‘jaminan keamanan’ kepada Korea Utara. Selain itu, kesepakatan yang ditandatangani pada bulan Juni 2018 di Singapura juga bisa menjadi ajang pembicaraan akhir perang Korea sebab konflik yang terjadi pada tahun 1950 hingga 1953 hanya berakhir dengan adanya gencatan senjata, bukan perjanjian damai yang final. Donald Trump bahkan berkata ia dapat membuat kedua negara tersebut rujuk kembali karena sudah saatnya ketegangan di semenanjung Korea dihentikan. Pada Jumat (1/2) kemarin, utusan khusus Amerika Serikat untuk Korea Utara, Steve Biegun, mengatakan bahwa Amerika Serikat juga ingin mengakhiri ketegangan dan tidak berusaha untuk menjatuhkan rezim Korea Utara.

Berdasarkan beberapa sumber, Presiden Donald Trump dikabarkan akan kembali bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Vietnam pada akhir Februari nanti. Presiden Amerika Serikat ini akan memberitahu detail KTT ini pada pembacaan pidato kenegaraannya yang diselenggarakan pada Selasa (5/2) malam waktu setempat. Biegun akan bertemu dengan rekan diplomatisnya, Kim Hyok Chol, pada hari Rabu (6/2) di Pyongyang. Pertemuan ini akan menjadi pertemuan kedua Donald Trump dan Kim Jong Un setelah pertemuan pertama yang dilaksanakan di Singapura pada bulan Juni tahun lalu yang mana Trump sendiri berkata bahwa pihak Korea Utara tidak lagi mengancam Amerika Serikat dengan gudang persenjataan nuklirnya. Pada saat itu, para ahli berpendapat bahwa apa yang dikatakan Trump ini bersifat ambigu; apakah sebagai pernyataan optimis belaka atau sebagai jaminan. Pihak Korea Utara juga berkata bahwa mereka tidak akan meluncurkan misil rudal yang sangat kuat asalkan Amerika Serikat tidak lagi memberi ancaman.

Pertemuan kedua antara Amerika Serikat dan Korea Utara yang kemungkinan besar akan turut mengundang Presiden Korea Selatan Moon Jae In mengingat bahwa Trump berkata ingin membuat kedua negara ini dapat berdamai kembali diharapkan dapat mencapai hasil dan keputusan yang terbaik sehingga tidak ada lagi ketegangan yang menyelimuti ketiga negara ini.

Artikel Berita Blog Ekonomi Politik

Kebijakan Presiden Donald Trump yang Membuat Dunia Geram

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memang tidak lepas dari kontroversi. Mulai dari pernyataan blak-blakan yang kerap ia lontarkan dalam acara kenegaraan bahkan sampai cuitan di akun Twitter pribadinya, dan tidak terkecuali kebijakan-kebijakan yang ia buat selama dua tahun terakhir menjabat sebagai presiden dan menggoyang kondisi geopolitik sampai ekonomi dunia. Pada 04 Desember 2017, Mahkamah Agung Amerika Serikat mengizinkan diberlakukannya travel ban atau larangan perjalanan bagi 7 negara bermayoritas penduduk muslim seperti Iran, Irak, Libya, Suriah, Sudan, Somalia, dan Yaman dengan alasan ‘melindungi’ negara dari terorisme. Hal ini banyak mendapatkan kecaman dari warga Negara Amerika Serikat bahkan seluruh dunia karena ditakutkan akan terjadi kekerasan yang dipicu oleh politik SARA. Maka Departemen Kehakiman Amerika Serikat segera mengajukan petisi di pengadilan untuk melawan keputusan sementara atas larangan perjalanan yang dikeluarkan oleh Trump. Hal itu kemudian membuahkan hasil ketika Hakim James Robart di Seattle mengeluarkan keputusan yang menunda pelarangan perjalanan tersebut secara nasional dan langsung berlaku. Kebijakan kontroversi kedua yang dibuat oleh Donald Trump, dan yang menjadi alasan utama terjadinya shutdown dan menyebabkan penumpukkan utang hingga USD 5,7 miliar adalah upaya pembangunan tembok untuk mencegah imigran illegal. Kebijakan yang satu ini sudah dideklarasikan oleh Trump bahkan sejak masa kampanye berlangsung dengan mengatakan akan membuat tembok yang membatasi Amerika Serikat dan Meksiko sepanjang 3.200 kilometer. Trump ingin semua imigran ilegal ditangkap dan dituntut di bawah undang-undang pidana. Beberapa waktu lalu jasad seorang anak kecil imigran dipulangkan kembali ke negara asalnya untuk dimakamkan di sana karena mengalami demam tinggi tak berkesudahan lalu meninggal ketika berada di pusat penahanan bersama sang ayah.

Kebijakan kontroversial selanjutnya adalah pengakuan Jerusalem sebagai ibu kota Israel. Hal ini ia katakan kepada The New York Times dan memerintahkan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Israel untuk segera memindahkan kantornya dari Tel Aviv ke Jerusalem pada 06 Desember 2017. Pernyataan ini menimbulkan berbagai reaksi negatif di berbagai belahan dunia. Menurut informasi dari agen dan media The Guardian, bahwa pihak Palestina tidak lagi menganggap Amerika Serikat sebagai mediator dalam proses perdamaian antara Israel dan Palestina. Pihak PBB pun mulai menawarkan resolusi di mana segala kebijakan yang bersifat menentukan status Jerusalem harus ditarik atau dibatalkan yang lalu dijadikan kesempatan bagi Trump untuk menuai ancaman bahwa ia akan menghemat uang Negara dengan cara memangkas bantuan finansial Amerika Serikat kepada Negara-negara yang mendukung resolusi PBB dalam sidang Majelis Umum PBB.

Selanjutnya, penerapan kebijakan tarif dikatakan sengaja dilakukan oleh Trump untuk membatasi impor sehingga dapat memicu produksi luar negeri. Namun tidak begitu menurut Cina. Pihak Cina menganggap pihak Amerika Serikat sedang melangsungkan perang dagang dengan diterapkannya kebijakan tarif yang mana akan memicu aksi saling balas antar negara. Organisasi-organisasi yang mewakili perusahaan-perusahaan Amerika Serikat dikabarkan telah mematangkan kampanye lobi yang dinamakan Tariffs Hurt the Heartland untuk menolak kebijakan tarif impor.

Artikel Berita Ekonomi

Pemerintahan Amerika Serikat Kembali Mengalami Shutdown

Mulai dari Sabtu (22/12/2018), lagi-lagi pemerintah Amerika Serikat dalam keadaan shutdown waktu setempat. Penutupan sebagian layanan pemerintah federal Amerika Serikat ini berlangsung selama lima pekan dan sangat berdampak pada perekonomian. Shutdown kali ini disebabkan oleh anggaran yang diajukan pemerintah Presiden Donald Trump untuk membangun tembok perbatasan Amerika Serikat – Meksiko tidak disetujui oleh Kongres dengan alasan anggaran yang diminta Trump untuk membangun tembok tersebut dianggap teralu besar. Trump meminta anggaran sebesar USD 5,7 miliar atau setara dengan 80 triliun untuk membangun tembok perbatasan Meksiko, yang lalu ditolak oleh Kongres yang dikuasai mayoritas Partai Demokrat. Menurut sumber ABC News, Kongres mengatakan angka itu tidak rasional dan kemudian hanya menawarkan anggaran sebesar USD 2,1 miliar untuk tembok tersebut. Akhirnya pada Sabtu (26/1/2019) Presiden Amerika Donald Trump sepakat untuk mengakhiri shutdown tanpa harus membangun tembok perbatasan seperti yang dia inginkan selama ini. Namun persetujuan Trump untuk menghidupkan kembali pemerintahan hanya berlaku selama 3 pekan atau 21 hari ke depan.

Sebenarnya, apa itu shutdown? Setiap tahunnya pemerintah Amerika Serikat harus menyetujui anggaran yang akan dijalani. Rancangan anggaran ini kemudian digulirkan untuk dilakukan voting di Senat, dan apabila jumlah voting tidak tercapai dan sampai pada tenggang waktu anggaran tidak disetujui, maka pemerintah akan shutdown alias ditutup sampai kesepakatan tercipta. Shutdown berarti tidak akan ada anggaran yang dicairkan dan tidak ada uang untuk operasional yang mana artinya kerja pemerintah tidak bisa berjalan dan berdampak pada perekonomian. Shutdown bukanlah fenomena baru di Amerika Serikat. Terhitung sejak 1976 sudah tercatat adanya 19 kali aksi shutdown.

Penutupan sebagian layanan pemerintah federal Amerika Serikat yang berlangsung selama lima pekan dan merupakan yang terlama dalam sejarah ini sangat berdampak pada perekonomian. Kantor Anggaran Kongres (CBO) melaporkan shutdown telah menguras USD 11 miliar atau setara dengan Rp 154, 7 tiriliun. Angka yang fantastis ini hampir setara dengan dua kali jumlah yang Presiden Amerika Serikat Donald Trump ajukan untuk mendanai tembok perbatasan itu sendiri. Kerugian tersebut terjadi akibat hilangnya produksi yang dihasilkan oleh pekerja federal, penundaan belanja pemerintah, dan kurangnya permintaan. CBO melaporkan bahwa meskipun kerugian tersebut akan kembali pulih ketika pekerja federal kembali bekerja, namun sekitar USD 3 miliar atau setara dengan Rp 42,2 triliun hilang secara permanen. Selama masa pembukaan kembali pemerintahan sampai pada tanggal 15 Februari mendatang, Trump berharap Kongres dapat menyetujui permohonan anggaran untuk membangun tembok tersebut. Kongres AS telah membentuk komite khusus yang beranggotakan 17 wakil rakyat dari 2 partai, yakni Demokrat dan Republik untuk membahas keamanan perbatasan dan imigrasi serta membahas permintaan dana tembok yang diajukan Trump. Trump bahkan kembali memperingatkan bahwa ia akan kembali mengambil opsi shutdown jika anggarannya tidak kunjung disetujui oleh Kongres, seperti yang ia sampaikan pada wawancara dengan Wall Street Journal.

Konflik Turki dan Amerika Serikat yang Kian Memanas
Ekonomi

Konflik Turki dan Amerika Serikat yang Kian Memanas

Konflik yang terjadi antara Turki dan Amerika Serikat bermula dari adanya ketidaksepakatan tentang nasib pendeta dari North Carolina bernama Andrew Brunson yang ditahan di Turki. Andrew Burson dipenjara pada Oktober 2016 dengan tuduhan membantu sebuah organisasi pimpinan Fethullah Gulen, pria yang dituding berupaya melancarkan kudeta terhadap Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan dianggap sebagai organisasi teroris. Kemudian pada akhir Juli, Trump mengumumkan bahwa Amerika Serikat akan memberlakukan sanksi terhadap dua pejabat tinggi Turki sebagai tanggapan atas penahanan Burson.

Awalnya sanksi tersebut hanya bersifat simbolis sampai akhirnya Trump mengumandangkan perang dagang yang kali ini memakan Turki sebagai korban dan membuat mata uang Turki, lira, yang sepanjang tahun 2011 sampai 2016 berada di kisaran 1 dolar setara 2 lira turun drastis menjadi 1 dolar setara 6 lira dengan memberlakukan pajak sebesar 20% untuk alumunium dan 50% untuk baja. Erdogan masih belum goyah dan justru membalas Amerika Serikat dengan memberlakukan tarif besar pada mobil, alkohol, tembakau, dan produk Amerika Serikat lainnya sebagai upaya pukulan terbaru dalam pertikaian ekonomi dan diplomatik yang meningkat dengan Amerika Serikat. Hal ini mengakibatkan mata uang Turki jatuh ke level terendah terhadap dolar pada Selasa (14/8), namun menjadi sedikit pulih pada Rabu (15/8) setelah Presiden Recep Tayyip Erdogan mengumumkan tarif atas produk-produk Amerika Serikat dan setelah Qatar mengumumkan bahwa pihaknya akan menginvestasikan $15 miliar untuk perekonomian Turki.

Strategi yang digencarkan Turki selanjutnya adalah dengan mendekati Iran dan Rusia untuk menjadikannya ‘teman dan sekutu baru’ yang merupakan lawan Amerika Serikat. Turki telah bekerja sama dengan kedua negara tersebut dalam strategi di Suriah dan membeli sistem pertahanan rudal S-400 milik Rusia meskipun para pejabat Amerika dan NATO telah memperingatkan Turki bahwa S-400 tidak akan cocok dengan sistem penahanan NATO lainnya. Banyak pula yang beranggapan Erdogan melakukan hal ini sebagai bentuk gertakan untuk menakut-nakuti Amerika Serikat saja. Mantan anggota parlemen Turki, Aykan Erdemir mengatakan bahwa masalah perselisihan ini jauh lebih besar jika hanya karena pemenjaraan pendeta Amerika Serikat. Kerenggangan Erdogan yang semakin menjadi dengan Amerika Serikat dan Uni Eropa merupakan konsekuensi dari kekuasaan Erdogan yang semakin menonjol di Turki sebagai seorang presiden.

Pendeta Andrew Burson ditetapkan menjadi tahanan rumah dengan alasan kesehatan. Gedung Putih sendiri mengklaim Burson sebagai korban kampanye politik yang tidak adil dan dijadikan sebagai kambing hitam. Krisis ini mengguncang dua orang pemimpin politik dengan ego yang besar, bahkan Trump memiliki wacana untuk menggandakan tarif baja dan aluminum. Para pejabat Turki dan Amerika Serikat terus mengadakan pertemuan guna mengakhiri krisis ini. Kabar terakhir pada 21 Januari lalu membuat Amerika Serikat geram karena Erdogan mengungkapkan bahwa Turki siap untuk mengambil alih keamanan di Manbij, sebuah kota di timur laut Suriah yang dikendalikan oleh pasukan Kurdi di mana yang tiga pekan lalu terjadi serangan bom yang dilakukan oleh jaringan ISIS dan menewaskan empat orang pasukan Amerika Serikat yang sedang berjaga.

Pertumbuhan Ekonomi Amerika Serikat Melambat di Tahun 2019
Berita Ekonomi Politik

Pertumbuhan Ekonomi Amerika Serikat Melambat di Tahun 2019

Pimpinan Federal Reserve Dallas, Robert Kaplan, menyatakan bahwa pada tahun 2019 ekonomi di negara yang berada di bawah pimpinan Donald Trump ini akan melambat. Hal ini banyak dikaitkan dengan dampak dari kebijakan pajak yang dibuat oleh Presiden Donald Trump sendiri. Reformasi pajak ini akan menjadi pemangkasan pajak besar-besaran sepanjang sejarah Amerika Serikat. Kebijakan Trump yang satu ini menarik banyak investor untuk melakukan investasi di Amerika Serikat, namun di lain sisi kebijakan perpajakan seperti ini dapat menyebabkan defisit anggaran sehingga anggaran belanja ikut naik.

Hal inilah yang diperkirakan akan menyebabkan defisit anggaran menjadi semakin tinggi sekalipun proses pertumbuhan ekonomi telah dikalkulasikan. Pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat diprediksi akan mengalami perlambatan menjadi 1,9% di tahun 2019 menurut firma sekuritas dan perbankan JPMorgan. Perlambatan lonjakan pertumbuhan sebesar 3,1% di suku tahun keempat disebabkan oleh kebijakan fiskal, moneter, serta perdagangan yang lesu. Meskipun pertumbuhan melambat, upah akan terus meningkat seiring dengan ketatnya persaingan tenaga kerja.

Para ahli ekonom ikut bicara tentang kebijakan moneter yang selama 10 tahun terakhir mendukung pertumbuhan ekonomi di Amerika Serikat akan semakin mendekat ke posisi yang stabil. Kebijakan fiskal akan tetap mendukung perekonomian di 2019 tetapi efeknya akan menurun dibandingkan tahun 2018. Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat, Jerome Powell, bahkan mengatakan utang pemerintah dan defisit yang dimiliki telah menempatkan AS pada jalur fiskal yang diam di tempat.

Bulan Oktober lalu Amerika Serikat bahkan telah mencatat defisit sebesar USD 100,5 miliar dan meningkat sampai sebesar 59% dari tahun lalu Pemerintah pun telah memperkirakan defisit akan meningkat menjadi 1,09 triliun selama setidaknya tiga tahun ke depan. Angka defisit ini merupakan yang tertinggi sejak tahun 2012 ketika Amerika Serikat membutuhkan banyak dana sebagai stimulus ekonomi yang sedang berada pada tahap pemulihan sementara penerimaan pemerintah beberapa bulan terakhir cenderung stagnan. Penerimaan yang berasal dari pajak korporasi turun sebanyak USD 76 miliar atau 22% lantaran kebijakan pemerintah untuk memotong pajak.

Namun apabila di tahun ini Cina akan dikenakan bea impor sebanyak 25%, hal ini dapat membuat angka pendapatan pajak melonjak hingga lebih dari USD 100 miliar dan diharapkan akan meng-cover defisit. Kaplan ikut menambahkan bahwasanya Amerika Serikat harus lebih bisa mengatur kebijakan utangnya. Selain itu, aspek seperti semakin bertambahnya tenaga kerja juga bisa menjadi salah satu penghambat pertumbuhan ekonomi selama setidaknya beberapa tahun ke depan. Karena adanya pertumbuhan produktivitas yang tidak bisa dipungkiri, maka dengan mendorong peningkatan ini diharapkan Amerika Serikat akan kembali bangkit dan memulihkan keadaan perekonomian. Menteri keuangan serta para staff administrasi di bawah pimpinan Trump telah mengusulkan untuk menekan budget anggaran belanja guna mengurangi defisit.

Langkah Menuju Ekonomi Maju Amerika Serikat
Artikel Berita Blog Ekonomi Politik

Langkah Menuju Ekonomi Maju Amerika Serikat

Berjalannya sebuah perekonomian di suatu negara juga membutuhkan perhatian khusus untuk semua kalangan terutama pada kalangan anggota pemerintahan. Sebuah negara pastilah mempunyai gerakan tersendiri untuk mencapai kesuksesan. Kali ini Amerika Serikat mempunyai cara untuk mempertahankan perekonomiannya tetap dalam keadaan yang stabil, cara tersebut nantinya akan terus digunakan dan dikembangkan agar tercapainya tujuan dengan baik dan sesuai dengan sasaran utamanya. Langkah tersebut akan di berlakukan di negara Amerika Serikat. Berikut ini langkah yang akan mulai ditempuh.

Terdapatnya peraturan pelanggaran imigran, ini merupakan salah satu langkah yang nantinya akan di tempuh untuk menjaga perekonomian tetap stabil, peraturan ini juga dapat digunakan untuk menjaga keamanan negara dari pihak luar. Kebijakan ini akan menutup kemungkinan bagi para imigran gelap yang ingin masuk Amerika secara bebas tanpa ijin, bagi imigran yang ketahuan maka akan dikenai denda yang cukup besar. Hal ini akan sedikit mengurangi pergerakan beberapa orang yang telihat mencurigakan yang akan masuk Amerika.

Mengupayakan semaksimal mungkin dalam memilih tenaga kerja, maksudnya adalah dalam memilih tenaga kerja, harus mengutamakan warga Amerika dahulu sebelum memilih warga lainnya. Sehingga jumlah pengangguran yang ada bisa berkurang. Hal ini memang menjadi sasaran utama yang harus terlaksana dengan baik. Langkah selanjutnya adalah dengan pemotongan anggaran yang ada, anggaran yang akan dipotong tersebut nantinya akan menjadi pendapatan negara yang sangat besar, namun tidak semua mengalami pengurangan anggaran, ada beberapa yang mengalami peningkatan. Pendapatan negara ini nantinya akan digunkan untuk kemajuan negara.

Langkah selanjutnya adalah diakukannya skrining pada barang impor yang masuk dari cina, hal ini dilakukan untuk bisa menekan jumlah barang impor yang dimasuk. Barang-barang yang akan masuk nantinya akan dikenai sejumlah biaya saat masuk ke Amerika. Dengan menerapkan biaya ini bisa membantu dalam menaikan pendapatan perekonomian Amerika. Untuk menuju perekonomian yang baik maka dibentuknya pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah yang ada, pembangunan ini nantiya akan di gunakan untuk memajukan negara. Untuk melakukan infrastruktur yang besar maka dibutuhkan dana yang cukup besar.

Untuk menyempurnakan langkah-langkah tersebut maka di buatlah perubahan kebijakan perpajakan. Telah dibentuk rancangan Undang-Undang yang telah disetujui, Undang-Undang berisi pemotongan pajak, dengan di lakukan pemotongan pajak ini diharapkan akan lebih meringankan pajak. Itulah beberapa langkah yang akan digunakan Amerika dalam mencapai perbaikan perekonomian di masa ini. Dengan adanya langkah itu diharapkan akan berjalan sesuai rencana dan menghasilkan hasil yang tidak mengecewakan. Menurut salah satu di Indonesia, mungkin langkah yang ditempuh ini berbeda dengan langkah yang ditempuh di negara lainnya. Karena setiap negara mempunyai keunggulan dan strategi yang berbeda beda.

GBU-57 atau The MOP Merupakan Bom Non-Nuklir Terupgrade Milik Amerika Serikat
Artikel Berita Blog Ekonomi Politik

GBU-57 atau The MOP Merupakan Bom Non-Nuklir Terupgrade Milik Amerika Serikat

Amerika Serikat terus membangun pertahanan untuk keamanan negaranya. Negara maju sati ini memiliki berbagai macam senjata-senjata canggih dan terbaik, Namun ternyata hal itu tidak cukup tetapi Amerika terus menaikan standard dari sistem pertahanan negaranya. Angkatan Udara Amerika Serikat baru-baru ini mengeluarkan bom non-nuklir terbesar dalam versi yang sudah di upgrade yaitu The Massive Ordnance Penetrator (MOP) atau GBU-57. untuk menaikan sistem pertahanan negara, Bom non-nuklir ini diciptakan untuk melawan negara-negara yang sedang berseteru dengan AS seperti Korea Utara. Korea Utara juga memiliki pertahanan negara yang cukup kuat, maka dari itu Amerika tak mau kalah dengan menciptakan Bom non-nuklir Bunker-Busters seberat 30.000 pon.

Bom yang baru diupgrade dengan berat 30.000 pon ini tentunya tidak dapat dibawa oleh sembarangan pesawat. Pesawat stealth B-2 telah dirancang khusus untuk membawa bom tersebut. Sangat penting menaikan standard dalam pertahanan negara, dibutuhkan para ahli untuk meng-upgrade senjata yang ada. Bom Boeing Co menjadi perusahaan langganan dalam memfasilitasi memperbaharui persenjataan Amerika Serikat. Bom non-nuklir atau dengan nama lain GBU-57 ini telah selesai diperbaharui sebanyak empat kali dengan persediaan senjata yang ada dalam kondisi diperbaiki demikian pernyataan lewat sebuah email dari Kapten Emily Grabowski, juru bicara Angkata Udara Amerika Serikat. Amerika memang terus mengadakan pembaharuan persenjataan modifikasi “telah meningkatkan kinerja melawan target yang keras dan terkubur,” katanya.

B-2

Ternyata bom yang dikenal sebagai bunker-busters telah berada di gudang senjata Angkatan Udara selama bertahun-tahun karena potensi serangan terhadap target semakin gencar, maka baru-baru ini diluncurkan keluar. GBU-57, memiliki kekuatan enam kali lebih besar dari bom dengan berat 5.000 pon. Selama berapa dekade Angkatan Udara selalu menggunakan bom kecil dengan berat 5000 pon saja, namun dengan terus memperbaharui persenjataan akhirnya Angkatan Udara memiliki bermacam-macam bom dengan kekuatan yang memadai. Bahkan Bon non-nuklir terbesar ini jika diluncurkan memiliki kemampuan untuk menerobos lapisan beton pertahanan bawah tanah.

Salah satu alasan terciptanya GBU-57 ini memungkinkan jika diperlukan disaat genting Amerika Serikat dapat memutuskan untuk menyerang gudang persenjataan nuklir atau rudal bawah tanah di Korea Utara, karena ketegangan terus berlanjut seiring pertumbuhan Kim Jong Un dalam persenjataan nuklir. Dalam bulan ini Angkatan Udara AS juga sudah menempatkan pesawat pembawa bom B-2 ke daerah Guam. Awal bulan januari ini, ada tiga pesawat B-2 dan sekitar 200 awak pesawat tiba di Pangkalan Angkatan Udara Andersen di pulau Guam, sebuah wilayah Amerika di Mikronesia, di Pasifik Barat. Penambahan B-2 membawa kemampuan lebih ke teater Pasifik, terutama yang terpenting bagi tugas Pentagon dalam membangun bangsa di Korea Utara. Grabowski juru bicara wanita dari Angkatan Udara AS menolak mengatakan apakah GBU-57 juga telah dikirim ke pulau Guam atau tidak.

Sebelum meluncurkan keluaran senjata terbaru ini, Angkata Udara sudah melakukan tes terlebih dahulu. New mexico menjadi tempat terpilih untuk melakukan tes tersebut. Dengan menjatuhkan tiga bom dari B-2 untuk mengetahui keefektifan senjata dari Bom GBU-57 tersebut. Letnan Kolonel Michelle Baldanza, juru bicara kantor pengujian tempur Pentagon memberitahukan hal tersebut bahwa sudah ada uji coba pada bom GBU-57. Sutruk panjang 20 kaki dengan diameter 31.5inci menjadi bentuk dari GBU-57.

Bom itu hanya bisa dijatuhkan dengan mendorongnya keluar dari pesawat baling-baling MC-130 dan “terutama ditujukan untuk target permukaan lunak dan menengah yang mencakup area yang luas, target yang terdapat di lingkungan seperti gua atau ngarai, membersihkan lahan tambang yang luas, dan untuk efek psikologis, “kata juru bicara Angkatan Udara Ann Stefanek dalam sebuah email.

IMF-WB Annual Meetings 2017 Memberi Dampak Positif Bagi Pertumbuhan Ekonomi Global
Artikel Berita Blog Ekonomi Politik

IMF-WB Annual Meetings 2017 Memberi Dampak Positif Bagi Pertumbuhan Ekonomi Global

Setiap musim gugur, Dewan Gubernur Kelompok Bank Dunia dan International Monetary Fund (IMF) mengadakan Rapat Tahunan untuk membahas berbagai isu terkait pengentasan kemiskinan, pembangunan ekonomi dan keuangan internasional. Pertemuan Tahunan ini merupakan forum kerjasama internasional dan memungkinkan Bank dan IMF untuk lebih melayani negara anggotanya. Pertemuan Tahunan secara tradisional diadakan di Washington dan untuk mencerminkan karakter internasional kedua institusi tersebut, setiap tahun ketiga di negara anggota yang berbeda. Selain rapat Dewan Gubernur, International Monetary and Financial Committee (IMFC) secara resmi diadakan.

Komite Pembangunan dan IMFC menyarankan Dewan Gubernur mengenai isu-isu yang menjadi perhatian global, termasuk prospek ekonomi dunia, pemberantasan kemiskinan, pembangunan ekonomi, dan efektivitas bantuan. Di seputar pertemuan ini, Bank dan IMF mengatur sejumlah forum untuk memfasilitasi interaksi antara pemerintah dan staf Bank Dunia-IMF dengan organisasi masyarakat sipil, wartawan, eksekutif sektor swasta, akademisi dan perwakilan organisasi internasional lainnya. Memang, setiap usaha dilakukan untuk memastikan bahwa Rapat Tahunan memberikan forum yang efektif untuk menjelaskan kepada publik – secara langsung dan melalui media – kegiatan, tantangan dan pencapaian kedua institusi tersebut.

Pertemuan tersebut juga bertujuan untuk membuka pertemuan kepada publik melalui siaran langsung dan percakapan online di World Bank Live, Twitter, dan platform lainnya. Sekitar 10.000 orang menghadiri pertemuan tersebut, termasuk sekitar 3.500 anggota delegasi dari negara-negara anggota Bank dan IMF, sekitar 1.000 perwakilan media, dan lebih dari 5.000 pengunjung dan tamu istimewa yang ditarik terutama dari bisnis swasta, komunitas perbankan dan LSM . Selain itu, staf Bank dan IMF berpartisipasi dalam pertemuan dengan pejabat delegasi pemerintah. Pada setiap Pertemuan Musim Semi dan Tahunan, Komite Pengembangan Bank-IMF bersama dan Komite Moneter dan Keuangan Internasional IMF mengadakan pertemuan untuk membahas kemajuan kerja Bank dan IMF. Juga ditampilkan adalah seminar, briefing regional dan konferensi pers, yang berfokus pada ekonomi global, pembangunan internasional, dan pasar keuangan dunia.

Sidang pleno Bank Dunia dan Dewan Gubernur IMF hanya dijadwalkan dalam Rapat Tahunan di musim gugur. Pada pertemuan tahunan yang diadakan tanggal 13-15 Oktober 2017 yang diadakan di Washington, dihadiri oleh semua para Gubernur Bank Sentral dan para menteri keuangan seluruh dunia. Hasil dari pertemuan yang diadakan membawa berita bagus bagi dunia ekonomi dunia, hasilnya dapat dilihat dari berkembangnya pertumbuhan ekonomi global. Bisa dilihat dalam hitungan persen pada tahun 2017 sebesar 3,6% sedangkan di tahun 2018 berkembang menjadi 3,7%. Perkembangan yang ditunjukan membawa semangat baru untuk ekonomi dunia ditahun 2018. Dengan berkembangnya ekonomi global menunjukan perkembangan ekonomi di seluruh dunia secara merata. Dengan begitu menunjukan adanya pemulihan atau perbaikan dalam segi ekonomi di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia dimana banyak masyarakatnya yang doyan.

Bank Indonesia menyambut dengan sangat baik, mengingat perkembangan ekonomi di Indonesia semakin berkembang menjadi lebih baik. Perwakilan dari Indonesia dalam MF-WB Annual Meetings tersebut dihadiri oleh Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Namun terjadi kesepakatan bersama untuk tetap menjaga perkembangan perekonomian global dengan tetap menjaga perkembangan struktural ekonomi yang sedang berjalan sampai saat ini. Window of Opportunity dijadikan sebagai peluang untuk saat ini demi menjaga kestabilan yang ada dan untuk menambah perkembangan ekonomi dunia. Dalam tahun 2018, Indonesia mendapatkan kehormatan untuk menjadi tuan rumah dalam pertemuan tahunan International Monetary Fund (IMF). Pertemuan tahunan tersebut akan diadakan di pulau dewata. Demikianlah ulasan tentang International Monetary Fund (IMF) dan dampak positifnya dalam perkembangan ekonomi global.—

© All Right Reserved
Proudly powered by WordPress | Theme: Shree Clean by Canyon Themes.