Politik Pandemi COVID19 di Indonesia

Politik Pandemi COVID19 di Indonesia – Pandemi Covid19 sudah diumumkan WHO menjadi pandemi global. Virus corona baru ini menyerang tidak hanya pada aspek kesehatan masyarakat dunia namun juga menyerang sekto-sektor lain dalam pemerintahan seperti ekonomi dan sistem politik pemberantasan COVID19 di Indonesia. Sedangkan keputusan kebijakan untuk mengatasi virus yang sangat menular ini tergolong lamban di Indonesia sehingga penyebarannya dapat meluas dengan skala besar setiap harinya. Selain itu, sampai saat artikel ini ditulis, Indonesia adalah salah satu negara dengan angka kematian lebih tinggi dibandingkan angka kesembuhan. Hal tersebut menandakan kebijakan pemerintah dalam menangani kasus COVID19 kurang cepat dan tepat. Keputusan yang ditetapkan untuk social distancing dan stay at home bagi yang tidak berkepentingan juga terhitung lambat dikeluarkan karena pengumuman itu dikeluarkan ketika COVID19 sudah terlanjur mewabah di beberapa kota di Indonesia.

Kebijakan politik di Indonesia umumnya masih dipengaruhi oleh influencer media sosial yang mencegah pemerintah secara sepihak membuat keputusan berdasarkan informasi dalam keadaan darurat kesehatan global. Wilayah Indonesia khususnya bagian ibukotanya yaitu Kabupaten Jakarta sekarang berada di ambang wabah besar penyakit yang sangat menular dan telah menelan dunia secara cepat seperti api juga menewaskan ribuan penduduknya. Pandemi COVID-19 bukanlah fiksi ilmiah. Ini sebuah ancaman nyata yang dihadapi tidak hanya oleh Indonesia, tetapi juga lebih dari 150 negara lainnya.

Meski demikian, ada bebrapa kelompok influencer media sosial lokal yang aktif mengritik setiap kebijakan pemerintah. Dalam beberapa hari terakhir, pada saat pemerintah pusat diharapkan untuk bertindak cepat untuk menanggapi pandemi, pengguna media sosial telah terlibat dalam diskusi panas tentang apakah Indonesia atau Jakarta harus melakukan lockdown sebagian untuk meminimalisir penyebaran guna menyelamarkan kehidupan masyasrakatnya.

Diskusi bebas tentu saja merupakan keharusan dalam demokrasi dan menghargai hak masyarakat untuk berbicara tentang bagaimana pemerintah menangani krisis ini di media sosial. Namun, sayangnya, diskusi ini hanya berguna jika tidak ada kelompok orang dengan kepentingan pribadi yang mencoba mengeruhkan air dan mengubah proses pembuatan kebijakan berbasis bukti yang konon hanya menjadi permainan politik belaka.

.Gubernur Anies Baswedan merupakan salah satu calon presiden berikutnya. Anies menyerukan lockdown secara isyarat dengan membatasi berbagai pergerakan aktivitas Jakarta. Namun, Presiden Jokowi sampai saat artikel ini ditulis, tetap tidak mendukung kebijakan ekstrem semacam itu karena takut akan menimbulkan konsekuensi sosial dan ekonomi yang mengerikan. Saat ini Persiden Joko Widodo tengah memutuskan kebijakan penggunaan masker bagi semua orang ketika keluar dari rumah disamping kebijakan yang sudah ditetapkan sebelumnya yaitu social distancing dan stay at home bagi yang tidak berkepentingan.

Faktanya adalah tidak semua masyarakat Indonesia mendukung kebijakan Jokowi dan tidak semua konstituen Anies senang dengan keputusannya. Suara yang datang dari influencer terlalu keras dan mengganggu pemerintahan sehingga khawatir hal tersebut dapat mengaburkan penilaian kedua pemimpin. Presiden Jokowi telah mendapat kecaman dari influencer sosial media karena terlalu berhati-hati dalam berbagi informasi tentang wabah dan gagal bertindak cepat untuk mengatasinya. Influencer politik online telah ada selama beberapa waktu dan karena kesenggangan politik adalah alasan keberadaan mereka. Influencer politik sosial media selalu mendukung kebijakan pemerintah yang salah arah dan menyerang pendapat akademis yang tidak tepat.

Beberapa dari Influencer politik sosial media sebelumnya telah diundang ke Istana Negara oleh Presiden dalam mendiskusikan masalah-masalah yang muncul di Indonesia sebelumnya. Saat ini juga Presiden Jokowi tampaknya masih memperhatikan kritikan influencer sosial media dari jauh untuk mempertimbangkan dengan hati-hati setiap keputusan yang akan dilakukan guna menyelesaikan masalah-masalah yang muncul akibat pandemi COVID19 ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *