Betulkah Amerika Serikat Membekukan Dana Bantuan Sebesar 1,6 Triliun Untuk Palestina?

Selalu saja ada hal baru dan menarik yang terjadi di dunia politik dan ekonomi. Di jaman yang semakin maju dan berkembang ini tidak sedikit masalah yang muncul dan belum ada penyelesaiannya mengenai dunia politik dan ekonomi. Di Indonesia saja sendiri, kita bisa melihat bahwa begitu banyak permasalahan politik dan ekonomi yang masih harus diselesaikan dan dituntaskan. Apalagi jika kita membahas masalah politik dan ekonomi yang ada di dunia. Akhir-akhir ini, ada sebuah negara yang tak hentinya menarik perhatian publik bahkan masyarakat dunia mengenai permasalahan politik dan ekonominya.

Negara tersebut merupakan salah satu negara terkuat, sangat maju, dan berkembang di dunia. Negara tersebut memang sangat dikenal dengan kekuatan politiknya sehingga banyak negara lain yang mengajak bekerja sama dalam berbagai bidang. Namun belakangan ini, negara yang melegalkan poker online di beberapa negara bagian tersebut banyak mengalami perubahan dan menimbulkan pro dan kontra dari masyarakat dunia dan bahkan di masyarakat negaranya sendiri. Hal ini terjadi setelah adanya pergantian Presiden dari negara tersebut. Memang benar jika dikatakan bahwa seorang kepala negara atau Presiden akan sangat mempengaruhi keadaan masyarakat di negara yang dipimpin.

Sebagai kepala negara memang harus bijak dalam mengambil setiap keputusan karena akan sangat berdampak terhadap segala aspek dan bidang dalam negara yang di pimpinnya tersebut. Jika seorang kepala negara atau Presiden sebuah negara gegabah dalam mengambil keputusan, tentunya akan menimbulkan pro dan kontra dari masyarakatnya sendiri. Apalagi jika bersangkutan dengan negara lain. Tentu hal atau kondisi tersebut akan berdampak dan dapat menimbulkan banyak permasalahan terutama dalam bidang politik dan ekonomi.

Negara yang sangat viral karena berbagai permasalahan politik dan ekonominya adalah Amerika Serikat. Semenjak Presidennya sah berganti dari Barrack Obama menjadi Donald Trump, sangat banyak hal terjadi di negara tersebut. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump memang merupakan sosok yang sangat berani berbicara dan tidak terlalu memperdulikan pro dan kontra dari masyarakatnya sendiri bahkan dari masyarakat dunia. Terakhir ini Presiden Donald Trump menyatakan atau menyampaikan sebuah pidato di sebuah Gedung di Washington DC, mengenai beberapa hal permasalahan politik dan ekonomi serta beberapa hal lainnya.

Isi pidato tersebut juga menyangkut beberapa negara salah satunya adalah Palestina. Salah satu berita yang paling menghebohkan adalah pada saat Presiden Donald Trump menyatakan bahwa Yerusalem adalah Ibu Kota Israel. Hal itu membuat geram masyarakat dunia dan terutama adalah negara Palestina. Bagaimana tidak, selama ini perdamaian sedikit terjaga antara negara Israel dengan negara Palestina karena masalah ini tidak diungkit. Namun karena pernyataan dari Presiden Donald Trump tersebut, memicu timbulnya perseteruan antara ke dua negara tersebut. Bahkan kondisinya cukup panas karena sampai di angkat ke forum PBB. Terbukti bahwa lebih banyak negara yang menolak untuk mendukung pernyataan Presiden Donald Trump tersebut karena dianggap dapat memicu perang yang besar. Namun hal ini tidak diindahkan oleh Presiden Donald Trump sehingga ia menyatakan dalam pidatonya untuk memberhentikan bantuan kepada negara Palestina.

Bantuan ini biasanya disalurkan melalui PBB untuk para pengungsi Palestina. Ada juga pemain Sbobet casino di Indonesia yang menyumbangkan hasil uang kemenangannya. Besar dana bantuan ini mencapai 1,6 triliun atau 125 juta dolar Amerika Serikat. Berita ini memang masih menuai pro dan kontra karena beberapa mengatakan ini hanya ditunda sementara, namun beberapa juga mengatakan bahwa bantuan dana ke Palestina dibekukan dan tidak akan dikeluarkan. Kita tunggu saja kepastiannya apakah benar akan diberhentikan atau dibekukan sementara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *