Persaingan Ekonomi Global Membuat Amerika Serikat Khawatir

Read More

Harga Emas di Washington Naik, Dunia Politik Bergejolak

Read More

Post Terbaru


Berkurangnya Jumlah Pengangguran Di Amerika

Banyaknya penduduk di suatu wilayah, menjadikan banyaknya kesenjangan dimana-mana, salah satunya adalah kesenjangan ekonomi. Terkadang jumlah penduduk tidak berbanding lurus dengan kebutuhan tenaga kerja di suatu willayah tersebut. Maka untuk wilayah tersebut membutuhkan strategi yang lebih tepat untuk dapat menangani masalah yang ada. Sama halnya dengan negara Amerika, sebagai negara maju dengan penduduk yang banyak, maka dibutuhkan sebuah reformasi dalam mengatur jalannya negara dengan baik.

Perekonomian yang menjadi salah satu hal yang wajib diatur sedemikian rupa yang nantinya tidak akan muncul masalah. Jika sebuah perekonomian suatu negara telah berjalan stabil maka akan mudah dalam menjalankannya. Sehingga akan lebih marak dalam menghabiskan uangnya untuk hiburan, salah satunya dengan judi online atau liburan ke Las Vegas. Naiknya Donald Trump di kursi kepresidenan mengaharuskan trump menunjukan kualitasnya di dalam setiap kinerjanya. Untuk saat ini adalah trump tengah menjalankan rencananya sebagai seorang pemimpin yang dapat di andalkan untuk rakyatnya.

Hal ini ia buktikan dari terciptanya banyak lapangan kerja yang ia buka untuk menampung para penduduk Amerika. Pada 30 januari 2018 lalu, Trump menyampaikan sebuah pidato dimana pidato tersebut ia menyampaikan beberapa rencana yang telah ia siapkan. Rencananya tersebut salah satunya adalah tersedianya lapangan kerja yang luas. Pasalanya rencana ini menjadi salah satu rencana yang telah ia bawa setelah kemenangannya menjadi presiden diumumkan. Lapangan kerja yang luas ini nantinya diharapkan akan membuat perekonomian Amerika menjadi lebih baik dari tahun ke tahun.

Setelah banyaknya lapangan kerja yang di buka, gaji yang di berikanpun mengalami kenaikan yang cukup besar. Kenaikan ini sudah terjadi dari tahun ke tahun setelah melewati banyak pertimbangan. Selama ini angka pengangguran di Amerika juga merupakan angka yang paling sedikit diantara negara yang lain dalam beberpa tahun ini. Amerika bisa mempertahankan posisi ini dengan sangat baik. Maka dari itu dibutuhkan strategi yang unggul dan tepat untuk mempertahankan keadaan yang sekarang ini. Karena keadaan ini tidak akan selalu sama, tanpa dikontrol dengan baik. Lapangan kerja ini di utamakan untuk seluruh warga Amerika dahulu, karena begitu bayak warga luar yang berada di sana.

Pembentukan lapangan kerja ini tidak hanya karena ia telah menjadi presiden, sebelum maju dalam pencalonan presiden ia tela membuka beberpa lapangan kerja untuk warga Amerika Serikat. Selain itu, adanya perusahan-perusahan dari sektor yang lebih kecil juga memberikan dampak untuk kemajuan perekonomian Amerika, karena dari pihak yang kecil ini memberikan dukungan yang penuh untuk terus mempertahankan peringkatnya. Selama ini pihak bawah telah memberikan peringkat yang unggul dalam beberpa tahun terakhir ini. Kabar terbentuknya ribuan lapangan kerja yang akan di sediakan ini sangat di terima baik untuk semua orang.

Betulkah Amerika Serikat Membekukan Dana Bantuan Sebesar 1,6 Triliun Untuk Palestina?

Selalu saja ada hal baru dan menarik yang terjadi di dunia politik dan ekonomi. Di jaman yang semakin maju dan berkembang ini tidak sedikit masalah yang muncul dan belum ada penyelesaiannya mengenai dunia politik dan ekonomi. Di Indonesia saja sendiri, kita bisa melihat bahwa begitu banyak permasalahan politik dan ekonomi yang masih harus diselesaikan dan dituntaskan. Apalagi jika kita membahas masalah politik dan ekonomi yang ada di dunia. Akhir-akhir ini, ada sebuah negara yang tak hentinya menarik perhatian publik bahkan masyarakat dunia mengenai permasalahan politik dan ekonominya.

Negara tersebut merupakan salah satu negara terkuat, sangat maju, dan berkembang di dunia. Negara tersebut memang sangat dikenal dengan kekuatan politiknya sehingga banyak negara lain yang mengajak bekerja sama dalam berbagai bidang. Namun belakangan ini, negara yang melegalkan poker online di beberapa negara bagian tersebut banyak mengalami perubahan dan menimbulkan pro dan kontra dari masyarakat dunia dan bahkan di masyarakat negaranya sendiri. Hal ini terjadi setelah adanya pergantian Presiden dari negara tersebut. Memang benar jika dikatakan bahwa seorang kepala negara atau Presiden akan sangat mempengaruhi keadaan masyarakat di negara yang dipimpin.

Sebagai kepala negara memang harus bijak dalam mengambil setiap keputusan karena akan sangat berdampak terhadap segala aspek dan bidang dalam negara yang di pimpinnya tersebut. Jika seorang kepala negara atau Presiden sebuah negara gegabah dalam mengambil keputusan, tentunya akan menimbulkan pro dan kontra dari masyarakatnya sendiri. Apalagi jika bersangkutan dengan negara lain. Tentu hal atau kondisi tersebut akan berdampak dan dapat menimbulkan banyak permasalahan terutama dalam bidang politik dan ekonomi.

Negara yang sangat viral karena berbagai permasalahan politik dan ekonominya adalah Amerika Serikat. Semenjak Presidennya sah berganti dari Barrack Obama menjadi Donald Trump, sangat banyak hal terjadi di negara tersebut. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump memang merupakan sosok yang sangat berani berbicara dan tidak terlalu memperdulikan pro dan kontra dari masyarakatnya sendiri bahkan dari masyarakat dunia. Terakhir ini Presiden Donald Trump menyatakan atau menyampaikan sebuah pidato di sebuah Gedung di Washington DC, mengenai beberapa hal permasalahan politik dan ekonomi serta beberapa hal lainnya.

Isi pidato tersebut juga menyangkut beberapa negara salah satunya adalah Palestina. Salah satu berita yang paling menghebohkan adalah pada saat Presiden Donald Trump menyatakan bahwa Yerusalem adalah Ibu Kota Israel. Hal itu membuat geram masyarakat dunia dan terutama adalah negara Palestina. Bagaimana tidak, selama ini perdamaian sedikit terjaga antara negara Israel dengan negara Palestina karena masalah ini tidak diungkit. Namun karena pernyataan dari Presiden Donald Trump tersebut, memicu timbulnya perseteruan antara ke dua negara tersebut. Bahkan kondisinya cukup panas karena sampai di angkat ke forum PBB. Terbukti bahwa lebih banyak negara yang menolak untuk mendukung pernyataan Presiden Donald Trump tersebut karena dianggap dapat memicu perang yang besar. Namun hal ini tidak diindahkan oleh Presiden Donald Trump sehingga ia menyatakan dalam pidatonya untuk memberhentikan bantuan kepada negara Palestina.

Bantuan ini biasanya disalurkan melalui PBB untuk para pengungsi Palestina. Ada juga pemain Sbobet casino di Indonesia yang menyumbangkan hasil uang kemenangannya. Besar dana bantuan ini mencapai 1,6 triliun atau 125 juta dolar Amerika Serikat. Berita ini memang masih menuai pro dan kontra karena beberapa mengatakan ini hanya ditunda sementara, namun beberapa juga mengatakan bahwa bantuan dana ke Palestina dibekukan dan tidak akan dikeluarkan. Kita tunggu saja kepastiannya apakah benar akan diberhentikan atau dibekukan sementara.

Persaingan Ekonomi Global Membuat Amerika Serikat Khawatir

Washington, ibu kota Amerika Serikat tampak khawatir dengan perekonomian global saat ini. Hal ini ditunjukkan dari NSS milik Amerika Serikat. NSS adalah Strategi Keamanan Nasional di Amerika Serikat. 4 dokumen Amerika Serikat ini berisi tentang persaingan dengan Negara lain, bukan tentang kerjasama dengan Negara lain.

Persaingan ekonomi yang dilakukan Amerika Serikat dengan Negara lain pun cukup ketat.

Namun, kali ini ada yang berbeda dengan Amerika Serikat. Amerika Serikat bukanlah Negara yang mencemaskan kondisi ekonomi di negaranya. Kali ini Amerika Serikat justru memiliki kecemasan terhadap persaingan ekonomi global yang terjadi saat ini. Dibawah Kepemimpinan Donald Trump, isi dokumen NSS dengan jelas disebutkan. Dokumen tersebut berisikan Negara-negara yang menjadi ancaman bagi Amerika Serikat. Beberapa diantaranya adalah Korea Utara dan Iran. Beberapa Negara seperti Rusia, China, dan Pakistan pun tidak lepas dari perhatian Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Rusia dan China dianggap menjadi ancaman yang serius bagi Amerika Serikat. Karena kedua Negara tersebut memiliki pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat. Dalam dokumen Amerika Serikat banyak ditemukan persaingan didalamnya, bukan kerjasama. Ada pula yang mengatakan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump terlalu percaya diri dalam masalah ini.

Ia memiliki ambisi yang tinggi bahwa Amerika Serikat akan memenangkan persaingan ekonomi global yang terjadi saat ini. Tidak hanya itu menurut pemain judi bola di Asia, Presiden Donald Trump juga sangat percaya diri bahwa Amerika Serikat akan memenangkan kompetisi dalam bidang bisnis dan perdagangan.Hal ini dilakukan agar Donald Trump dapat mengukuhkan Negara Amerika Serikat sebagai Negara adidaya. Negara adidaya adalah Negara yang memiliki kekuasaan lebih dibandingkan dengan Negara lainnya di dalam kepolitikan dunia Internasional.

Beberapa Negara yang merupakan Negara adidaya Rusia, Amerika Serikat, Jepang, India, Jerman, dan lain sebagainya. Beberapa saat yang lalu, pemerintahan Amerika Serikat terpaksa mengeluarkan hak veto. Hak veto merupakan hak untuk melakukan pembatalan suatu keputusan maupun ketetapan. Hal ini dilakukan karena Donald Trum mengakui Yerussalem sebagai ibu kota Israel ini tidak mendapat dukungan dari masyarakat tingkat Internasional. Sekutu Amerika Serikat yang berada di Eopa pun tidak menyetujuinya.

Harga Emas di Washington Naik, Dunia Politik Bergejolak

Hal yang dikhawatirkan di kota Washington pun terjadi. Tingkat kekacauan politik semakin tinggi. Hal ini menjadi kekhawatiran tersendiri bagi pemerintahan Amerika Serikat. Kontrak emas yang dilakukan oleh Amerika Serikat pun mengalami kenaikan yang sangat pesat. Pada bulan Juni, kenaikan emas yang terjadi di Washington mencapai 22,3 dolar Amerika Serikat.

Kenaikan tersebut setara dengan 1,8 persen dari harga yang sebelumnya.

Kenaikan ini termasuk kenaikan yang sangat pesat. Hal ini menyebabkan daya beli masyarakat terhadap emas pun turun, namun daya jual emas saat ini tinggi. Jika ini terus terjadi bisa menciptakan kerugian yang signifikan. Harga emas setelah mengalami kenaikan menjadi 1.258,7 dolar Amerika Serikat setiap onsnya. Ini menjadi masalah yang cukup berat bagi Amerika Serikat dengan kondisi ekonomi saat ini.

Kenaikan emas ini disusul dengan laporan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump diduga mencoba melakukan pengaruh pelaksanaan penyelidikan FBI. Satu demi satu tuduhan kepada Donald Trump dijatuhkan dari beberapa pihak.

Masyarakat khawatir jika semakin bertambahnya tuduhan terhadap Donald Trump, akan mengesampingkan program remormasi aturan yang akan dilaksanakan.

Indeks dolar Amerika Serikat juga mengalami penurunan. Meskipun penurunan ini tidak setajam kenaikan emas. Dolar Amerika Serikat mengalami penurunan hingga 0,59 persen. Dolar Amerika Serikat biasanya memang berbanding terbalik dengan harga emas. Jika dolar Amerika Serikat mengalami penurunan, justru emas akan mengalami kenaikan seperti pada saat ini. Ini sudah menjadi hal yang biasa dalam dunia perekonomian.

Hal ini perlu perhatian khusus bagi pemerintah Amerika Serikat. Agar kemerosotan yang terjadi pada saat ini tidak akan sampai mencapai kerugian yang besar. Diharap juga pemerintah Amerika Serikat menangani masalah-masalah perekonomian yang terjadi dalam waktu dekat ini. Kenaikan maupun penurunan dolar AmerikaSerikat tentu saja sangat berpengaruh pada harga bahan-baha yang lain. Termasuk bahan makanan pokok yang dikonsumsi masyarakat sehari-hari. Hal ini akan menimbulkan keluhan dari masyarakat sekitar. Dan akan berpengaruh juga pada angka kemiskinan maupun angka kematian. Hal tersebut harus diperhatikan demi kelancaran berbangsa dan bernegara.